GELORA.ME - Nova Arianto resmi ditunjuk sebagai pelatih sementara Timnas Indonesia U-17. Penunjukan ini berlaku khusus untuk dua pertandingan uji coba internasional melawan China U-17, yang pertama telah berakhir dengan kekalahan telak 0-7 bagi Garuda Muda di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (8/2/2026) malam WIB.
Peran Sementara di Tengah Kekalahan Besar
Laga kontra China U-17 menjadi ujian pertama bagi Nova Arianto dalam memegang kendali tim nasional usia dini tersebut. Di hadapan penonton yang hadir, skuad Indonesia tampak kesulitan menahan laju serangan lawan dan akhirnya menelan kekalahan dengan tujuh gol tanpa balas. Pertandingan ini memberikan gambaran nyata tentang tantangan yang dihadapi tim dalam persiapan menuju kompetisi internasional.
Meski hasilnya jauh dari harapan, Nova mengakui usaha yang telah ditunjukkan anak asuhnya. "Tidak sesuai ekspektasi, tapi pemain sudah berjuang maksimal," ungkapnya dalam evaluasi pasca-pertandingan.
Fokus pada Uji Coba Kedua dan Transisi Kepelatihan
Perhatian kini beralih ke laga kedua yang akan digelar di venue yang sama, Rabu (11/2/2026). Uji coba ini menjadi kesempatan terakhir bagi Nova untuk menerapkan pola latihan dan evaluasi sebelum tongkat estafet kepelatihan diserahkan.
PSSI telah memiliki rencana jangka panjang untuk tim ini. Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia U-17 secara permanen rencananya akan diisi oleh Kurniawan Dwi Yulianto. Pengumuman resmi mengenai penunjukan Kurniawan itu sendiri disebutkan tinggal menunggu waktu dari federasi.
Dengan demikian, periode singkat kepelatihan Nova Arianto ini menjadi babak transisi penting. Dua laga melawan China tidak hanya menjadi ajang uji materi pemain, tetapi juga bagian dari proses penyiapan tim sebelum akhirnya dipimpin oleh pelatih yang telah ditetapkan untuk program jangka panjang.
Artikel Terkait
Kunjungan Afriansyah Noor ke Jokowi Dikritik Pengamat: Tidak Ada yang Spontan
Arsenal Kukuhkan Posisi Puncak Usai Tundukkan Sunderland 3-0
Rieke Diah Pitaloka Soroti Data PBI BPJS: Angka 143 Juta Peserta Picu Pertanyaan Tingkat Kemiskinan
Polda Metro Jaya Gelar Perkara untuk Tentukan Status Hukum Laporan Terhadap Komika Pandji Pragiwaksono