GELORA.ME - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kini menghadirkan kemudahan berinvestasi reksa dana secara digital melalui aplikasi BRImo. Inisiatif ini memungkinkan nasabah untuk mengelola portofolio investasi mereka, mulai dari pembelian, penjualan, hingga pengaturan investasi rutin, dengan lebih cepat dan praktis langsung dari genggaman tangan. Beragam pilihan produk disediakan untuk menyesuaikan dengan tujuan finansial dan profil risiko masing-masing individu.
Keunggulan Investasi Reksa Dana di BRImo
Langkah BRI ini tidak hanya sekadar menambah fitur, tetapi juga dirancang untuk membuka akses investasi yang lebih luas. Salah satu daya tarik utamanya adalah program bebas biaya transaksi untuk pembelian dan penjualan reksa dana yang berlaku hingga Juni 2026. Program ini memberikan keleluasaan bagi nasabah, baik yang baru merintis maupun yang telah berpengalaman, untuk berinvestasi tanpa terbebani biaya transaksi tambahan.
Selain itu, sejumlah manfaat lain membuat platform ini semakin kompetitif. Investasi dapat dimulai dengan modal yang sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp10.000. Kemudahan akses 24 jam lewat smartphone memberikan fleksibilitas luar biasa, sementara beragam pilihan produk reksa dana memungkinkan nasabah menyusun strategi yang sesuai. Transaksi yang cepat dan terintegrasi dalam satu aplikasi, didukung oleh keamanan sistem bank ternama, menjadi nilai tambah yang memperkuat kepercayaan pengguna.
Memahami Risiko Investasi
Sebagai langkah bijak dalam berinvestasi, BRI juga secara transparan mengedukasi nasabah mengenai berbagai risiko yang melekat pada produk reksa dana. Pemahaman ini penting agar setiap keputusan investasi diambil dengan pertimbangan yang matang.
Risiko-risiko tersebut antara lain fluktuasi nilai investasi akibat perubahan kondisi pasar dan ekonomi, yang dapat dipengaruhi oleh faktor politik domestik maupun global. Selain itu, terdapat risiko likuiditas, di mana aset mungkin sulit dijual pada waktu tertentu, serta risiko penurunan nilai portofolio. Setiap produk reksa dana juga memiliki karakteristik dan risiko spesifik yang dijelaskan secara detail dalam dokumen prospektus.
Dengan menyajikan informasi yang berimbang antara keunggulan dan risiko, pendekatan ini mencerminkan prinsip kehati-hatian dan tanggung jawab. Hal tersebut sejalan dengan komitmen untuk membangun literasi keuangan yang sehat, di mana nasabah tidak hanya dimudahkan, tetapi juga diberi bekal pengetahuan untuk menjadi investor yang lebih cerdas.
Artikel Terkait
BPS: Pengangguran Turun Jadi 7,35 Juta, Namun Kualitas Pekerjaan Masih Jadi Tantangan
Manchester City Kalahkan Liverpool 2-1 di Anfield Lewat Drama Babak Kedua
The Devil Wears Prada 2 Dijadwalkan Tayang Global April-Mei 2026
Satria Muda Pertamina Puncaki Klasemen IBL 2026 Usai Pekan Kelima