PBSI Selesaikan Seleknas 2026, Juara Belum Langsung Lolos ke Pelatnas

- Minggu, 08 Februari 2026 | 01:30 WIB
PBSI Selesaikan Seleknas 2026, Juara Belum Langsung Lolos ke Pelatnas

GELORA.ME - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah menyelesaikan Seleksi Nasional (Seleknas) 2026, sebuah ajang krusial untuk menjaring dan memetakan bakat-bakat terbaik bulutangkis tanah air menuju Pelatnas. Seleksi yang berlangsung selama lima hari, sejak 3 hingga 7 Februari 2026, di Majeh Arena, Wadas, Karawang, ini diikuti oleh atlet-atlet papan atas nasional dan juara Kejuaraan Nasional 2025. Mereka diuji melalui pertandingan kompetitif untuk dievaluasi secara mendalam, bukan hanya dari segi teknik dan fisik, tetapi juga mental serta potensi jangka panjangnya.

Jalan Menuju Pelatnas Belum Selesai

Meski gelar juara di tiap sektor menjamin Surat Keputusan (SK) pemanggilan Pelatnas, perjalanan atlet untuk benar-benar lolos ternyata belum usai. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, dengan tegas mengklarifikasi bahwa status kelulusan penuh masih harus melalui tahap uji lanjutan. Kemenangan di Seleknas hanyalah satu langkah besar dalam proses yang lebih panjang.

“Bagi para juara, status kelulusan saat ini baru mencapai 99 persen dan belum 100 persen karena masih harus menjalani rangkaian tes lanjutan, meliputi tes fisik, kesehatan, dan psikologis. Untuk para finalis, kami harapkan tidak berkecil hati karena masih terdapat proses seleksi lanjutan yang akan dilaksanakan pada 12 Februari 2026. Seluruh atlet diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal. Informasi teknis terkait pelaksanaan tes akan kami sampaikan kemudian,” jelas Eng Hian.

Pintu Masih Terbuka Lebar

Kabar baiknya, kesempatan itu tidak hanya terbuka untuk juara dan finalis. Atlet yang mencapai babak semifinal bahkan perempat final masih memiliki peluang untuk dipantau dan diikutsertakan dalam tes lanjutan. Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi berkelanjutan dari tim pemandu bakat yang telah mengawasi perkembangan atlet sejak Sirkuit Nasional pertama pada 2025. Pendekatan ini menunjukkan komitmen PBSI untuk tidak melewatkan potensi apa pun, sekaligus memastikan proses seleksi berjalan komprehensif dan adil.

Peran Krusial Tim Pemandu Bakat

Untuk memetakan potensi atlet secara menyeluruh, PBSI melibatkan tim pemandu bakat yang terdiri dari nama-nama berpengalaman di dunia pelatihan bulutangkis. Hendrawan (PB Djarum Kudus), Bambang Supriyanto (PB Jaya Raya), Yoga Ukikasah (PB Mutiara Cardinal), dan Hendra Aprida Gunawan (Pelatprov PBSI Jawa Timur) bertugas mengamati aspek prestasi, teknik, kondisi fisik, hingga karakter dan kesiapan psikologis setiap peserta.

Menyoroti pentingnya aspek non-teknis, salah satu anggota tim, Bambang Supriyanto, menekankan bahwa keseriusan atlet dalam menghadapi seluruh tahap seleksi, terutama tes psikologis, adalah hal yang mutlak. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa menjadi atlet elite tidak hanya soal keterampilan di lapangan, tetapi juga kesiapan mental yang matang untuk menghadapi tekanan kompetisi tingkat tinggi.

Editor: Gelora.me

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar