KSAD Maruli Simanjuntak Murka, Jembatan Bailey di Aceh Disabotase
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengungkap adanya aksi sabotase terhadap jembatan bailey yang dibangun TNI AD. Jembatan yang menjadi sasaran adalah Jembatan Bailey Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireun, Aceh.
Baut Jembatan Dicopot, KSAD Sebut Tindakan Biadab
Maruli menjelaskan bahwa sejumlah baut di badan jembatan sengaja dicopot oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Tindakan ini dinilai sangat berbahaya karena dapat mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintas.
"Ini biadab," tegas Maruli dalam konferensi pers pemulihan bencana di Posko Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025). Dia menegaskan bahwa sabotase jembatan saat pemulihan bencana adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan.
TNI AD Bekerja 3 Shift untuk Percepat Pembangunan
Maruli menyatakan bahwa prajurit TNI AD di lapangan bekerja dalam tiga shift (pagi, siang, malam) untuk mempercepat pembangunan jembatan. Upaya ini dilakukan agar aktivitas masyarakat di daerah terdampak bencana dapat segera normal kembali.
"Kalau tidak begini kami tak bisa mencapai target," ujar Dansatgas Pembangunan Jembatan tersebut. Bencana sebelumnya menyebabkan banyak jembatan terputus di tiga provinsi di Sumatera.
Progres Pembangunan 43 Jembatan Bailey di Sumatera
Lebih lanjut, Maruli memaparkan bahwa TNI AD sedang membangun total 43 jembatan bailey di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, 12 jembatan telah selesai dibangun dan 15 lainnya dalam proses pengiriman peralatan dari Jakarta.
"Enam jembatan bailey sedang dalam proses pemasangan," jelasnya. Dia juga mengungkap bahwa Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan telah mencari 100 unit jembatan bailey dari luar negeri untuk mendukung penanganan bencana di seluruh Indonesia.
Konferensi pers ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menko PMK Pratikno, Mendagri M Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prasetyo.
Artikel Terkait
Bentrokan TNI-Polri di Kepi Dipicu Geber Motor, Situasi Kini Kondusif
Dua Anggota Polda Jambi Dipecat Tidak Hormat Terkait Kasus Pemerkosaan Remaja
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi TKA China Aniaya Pekerja Lokal & Respons Polisi