GELORA.ME - Seorang anggota polisi mengalami pembegalan dan luka-luhur di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu dini hari (2 April 2025). Korban, Briptu AA dari satuan Sabhara Polres Metro Bekasi, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan meminta pertolongan. Peristiwa yang sempat viral melalui media sosial ini berakhir dengan penangkapan dua tersangka setelah hampir satu pekan dilakukan penyelidikan.
Kronologi Insiden di Lokasi Sepi
Insiden bermula ketika Briptu AA sedang dalam perjalanan pulang usai menjalankan tugas dinas. Di kawasan yang dikenal relatif sepi pada jam-jam tersebut, ia tiba-tiba dihadang oleh pelaku. Aksi pembegalan itu berlangsung cepat dan brutal, meninggalkan korban dengan luka parah akibat sabetan senjata tajam.
Respons Warga dan Upaya Pertolongan
Meski korban tergeletak dan berteriak meminta bantuan, situasi saat itu menciptakan dilema bagi warga sekitar. Beberapa saksi mengaku enggan mendekat karena rasa takut terhadap risiko hukum dan keamanan pribadi, sebuah fenomena yang kerap muncul dalam situasi darurat yang tidak terduga.
Saiq, salah seorang warga yang menyaksikan, mengungkapkan bahwa pertolongan akhirnya datang dari seorang pengendara motor yang lewat. “Kami takut, tapi ada pengendara lewat yang menolong,” tuturnya.
Pengendara inilah yang kemudian mengambil inisiatif untuk menghubungi petugas Satlantas terdekat guna mempercepat proses evakuasi Briptu AA ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.
Perkembangan Penyidikan dan Penangkapan Pelaku
Upaya penyidikan yang digelar Polres Metro Bekasi membuahkan hasil signifikan. Tim penyidik berhasil meringkus dua tersangka yang diduga kuat terlibat dalam aksi pembegalan tersebut. Kedua pria berinisial D dan S itu ditangkap di wilayah Kecamatan Cibitung dan Sukatani setelah melalui proses pengejaran dan pengumpulan bukti.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap kedua tersangka masih terus dilakukan secara intensif. “Kedua pelaku kini berada dalam pemeriksaan intensif di Mapolres guna menggali lebih jauh motif dan jaringan kejahatan tersebut,” jelasnya.
Kondisi Korban dan Kelanjutan Kasus
Sementara proses hukum berjalan, Briptu AA dilaporkan masih menjalani masa pemulihan dari luka-luka yang dideritanya. Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa penyelidikan belum sepenuhnya ditutup. Mereka masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta mempersiapkan penetapan status hukum yang tepat terhadap kedua tersangka yang telah diamankan. Langkah ini menunjukkan komitmen aparat untuk menuntaskan kasus kejahatan jalanan ini hingga tuntas.
Artikel Terkait
Dinas Bina Marga DKI Perbaiki Lubang di Flyover Grogol Usai Kecelakaan Ojol
El Rumi Minta Doa Publik, Tak Bantah atau Konfirmasi Rumor Nikah dengan Syifa Hadju
Virgoun Minta Ibunya Berhenti Beri Pernyataan Soal Konflik Rumah Tangga
Kapolres dan Istri di NTB Ditangkap Terkait Dugaan Lindungi Jaringan Narkoba