GELORA.ME - Penyelenggara kompetisi Super League 2025/26, ILeague, secara resmi mengumumkan perubahan jadwal untuk tiga pertandingan. Penyesuaian ini utamanya menyangkut laga Borneo FC kontra Persib Bandung yang ditunda, serta dua pertandingan yang melibatkan Dewa United. Keputusan ini diambil menyusul padatnya agenda klub-klub terkait yang masih harus berkomitmen di turnamen tingkat Asia.
Penundaan Laga Borneo FC vs Persib Bandung
Duel panas antara Borneo FC dan Persib Bandung yang sedianya akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada pertengahan Februari, terpaksa mengalami pergeseran jadwal. Melalui rilis resminya, ILeague menetapkan pertandingan tersebut baru akan berlangsung pada 15 Maret 2026. Penundaan ini bukan tanpa alasan.
Persib Bandung, salah satu wakil Indonesia di Liga Champions Asia 2 2025/26, memiliki kalender pertandingan yang sangat padat. Untuk menjaga kualitas penampilan tim dan keadilan kompetisi, pihak penyelenggara memandang perlu memberikan ruang pemulihan yang lebih memadai bagi skuad Maung Bandung.
Penyesuaian Jadwal untuk Dewa United
Tidak hanya Persib, Dewa United juga menjadi pihak yang terkena dampak penyesuaian jadwal. Klub asal Tangerang tersebut akan mewakili Indonesia di ajang AFC Challenge Cup 2025/26, sehingga memerlukan fleksibilitas dalam kalender domestik. Akibatnya, dua laga mereka mengalami perubahan.
Pertandingan Dewa United melawan Bhayangkara FC di Indomilk Arena dimajukan satu hari, dari 2 Maret menjadi 1 Maret 2026. Sementara itu, laga besar melawan Persija Jakarta yang semula dijadwalkan pada 8 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dipindahkan ke tanggal 15 Maret 2026.
Komitmen terhadap Kualitas Kompetisi
Dalam penjelasannya, ILeague menegaskan bahwa semua perubahan ini diambil dengan pertimbangan matang. Tujuannya jelas: menjaga integritas dan kualitas kompetisi Super League sekaligus mendukung performa klub-klub Indonesia di kancah Asia.
“Penyesuaian jadwal dilakukan demi menjaga kualitas kompetisi serta memberi ruang yang cukup bagi klub-klub Indonesia yang berlaga di level Asia,” jelas pernyataan resmi dari pihak ILeague.
Dengan kalender yang lebih tertata, diharapkan tim-tim seperti Persib dan Dewa United dapat mengelola energi dan strategi dengan lebih optimal. Mereka tidak hanya berjuang untuk meraih poin di liga domestik, tetapi juga membawa nama Indonesia di turnamen kontinental.
Implikasi dari perubahan ini membuat bulan Maret 2026 akan menjadi periode yang sangat padat dan menantang, khususnya bagi tim-tim papan atas yang harus membagi fokus. Keputusan ILeague ini mencerminkan dinamika umum dalam sepak bola modern, di mana harmonisasi antara jadwal domestik dan internasional sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para pengelola liga.
Artikel Terkait
Van Gastel Klarifikasi Kepergian Asisten Erwan ke Garudayaksa
DPR Desak Investigasi Tuntas Insiden Penembakan Pesawat Sipil di Papua
BTS Pecahkan Rekor Penonton di Stadion Tottenham Hotspur London
Jaksa Agung Instruksikan Pendataan Ulang Barang Sitaan, Temukan Penyimpangan Oknum