PGN Catat Keterikatan Karyawan Tinggi dan Turnover Rendah di 2025

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:00 WIB
PGN Catat Keterikatan Karyawan Tinggi dan Turnover Rendah di 2025

GELORA.ME - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai subholding gas Pertamina, menempatkan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci pencapaian target strategis perusahaan. Hal ini tercermin dari sejumlah indikator kesehatan lingkungan kerja yang positif pada tahun 2025, seperti tingkat keterikatan karyawan yang tinggi dan perputaran pekerja yang rendah, yang menjadi fondasi produktivitas menuju target tahun 2026.

Indikator Positif Lingkungan Kerja

Pada tahun 2025, PGN mencatatkan sejumlah capaian yang menggambarkan stabilitas internal perusahaan. Tingkat employee engagement atau keterikatan pekerja berada di angka 87,74 persen, masuk dalam kategori tinggi. Di sisi lain, tingkat perputaran karyawan (turnover) berhasil ditekan di bawah 3 persen, sebuah sinyal kepercayaan pekerja terhadap masa depan perusahaan. Dengan total 2.752 pekerja di PGN Group, kondisi ini menciptakan landasan yang solid bagi operasional dan layanan kepada pelanggan.

Aspek lain yang turut diperhatikan adalah pengisian posisi. Perusahaan berhasil menjaga vacancy rate di bawah 10 persen, mengindikasikan bahwa setiap fungsi strategis telah diisi oleh tenaga yang kompeten. Kombinasi faktor-faktor ini berkontribusi langsung pada produktivitas dan kemampuan organisasi dalam menjalankan rencana strategisnya.

Transformasi Digital dan Penguatan Kompetensi

Di era yang kian terdigitalisasi, PGN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada transformasi kompetensi SDM dan sistem. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dilakukan untuk mendukung efisiensi bisnis sekaligus membangun kedekatan dengan pelanggan.

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Rachmat Hutama, menjelaskan langkah yang diambil perusahaan. "PGN terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi untuk menunjang kompetensi pekerja di era digital. PGN telah menerapkan digitalisasi, tidak hanya untuk efisiensi proses bisnis, tetapi juga cara PGN untuk membangun kedekatan dengan pelanggan dalam rangka memberikan service excellence," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7 Februari 2026).

Digitalisasi tersebut telah terintegrasi di seluruh rantai bisnis gas bumi, mulai dari operasi aset, perawatan, hingga pengelolaan jaringan dan pelanggan. Yang tak kalah penting, aspek keamanan siber mendapat perhatian serius. Pada tahun 2026, tingkat keamanan siber PGN dilaporkan mencapai 100 persen, memastikan perlindungan optimal atas infrastruktur digital dan informasi perusahaan.

Komitmen pada Tata Kelola dan Proyek Strategis

Rachmat menegaskan bahwa peningkatan kompetensi SDM akan terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Dalam budaya kerja yang solid, perusahaan juga memberikan ruang bagi karyawan untuk berinovasi dan mengeksplorasi peluang baru.

Lebih lanjut, ia menyoroti prinsip dasar yang dipegang teguh. "Seluruh kontribusi pekerja di seluruh operasi juga diarahkan untuk sentiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan yang disiplin terhadap aspek HSSE," tegas Rachmat.

Komitmen jangka panjang PGN juga terlihat dari rencana investasi dan pengembangan proyek strategis di tahun 2026. Dengan anggaran belanja modal (CAPEX) sebesar USD353 juta, perusahaan mengalokasikan sekitar 62 persennya untuk pengembangan di segmen midstream, downstream, dan sektor pendukung. Langkah konkretnya akan difokuskan pada penguatan infrastruktur distribusi gas serta perluasan jaringan gas rumah tangga, yang dilakukan secara selektif dan bertahap untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Editor: Sara Kristina

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar