GELORA.ME - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan Sabtu, 7 Februari 2026. Kenaikan ini menambah catatan positif bagi investor yang memantau pergerakan logam mulia sebagai aset safe haven di tengah dinamika pasar. Data resmi menunjukkan harga jual emas Antam naik Rp30.000 per gram, sementara nilai buyback-nya justru melonjak lebih tinggi.
Kenaikan Ganda: Harga Jual dan Nilai Buyback
Berdasarkan informasi yang tercantum di laman resmi Logam Mulia, harga jual emas Antam terkini berada di posisi Rp2.920.000 per gram. Angka ini meningkat dari posisi sebelumnya di Rp2.890.000 per gram. Yang menarik, kenaikan pada harga beli kembali atau buyback justru lebih tajam.
Harga buyback emas Antam hari ini tercatat naik signifikan sebesar Rp66.000, menjadi Rp2.706.000 per gram. Nilai buyback ini menjadi patokan penting bagi pemilik emas batangan yang mempertimbangkan untuk mencairkan investasinya kembali ke produsen. Kenaikan ganda ini mengindikasikan likuiditas dan permintaan yang tetap terjaga di akhir pekan.
Daftar Lengkap Harga Berbagai Pecahan
Selain harga per gram, pergerakan harga juga terlihat pada berbagai ukuran batangan. Fluktuasi nilai logam mulia ini mempengaruhi harga satuan untuk setiap pecahan, yang penting untuk diperhatikan calon pembeli maupun penjual. Berikut rincian lengkap harga emas batangan Antam per Sabtu, 7 Februari 2026:
Emas batangan 0,5 gram: Rp1.510.000
Emas batangan 1 gram: Rp2.920.000
Emas batangan 2 gram: Rp5.780.000
Emas batangan 3 gram: Rp8.645.000
Emas batangan 5 gram: Rp14.375.000
Emas batangan 10 gram: Rp28.695.000
Emas batangan 25 gram: Rp71.612.000
Emas batangan 50 gram: Rp143.145.000
Emas batangan 100 gram: Rp286.812.000
Emas batangan 250 gram: Rp715.265.000
Emas batangan 500 gram: Rp1.430.320.000
Emas batangan 1.000 gram: Rp2.860.600.000
Pergerakan harga emas, baik naik maupun turun, merupakan hal yang wajar dalam pasar komoditas. Analis kerap mengingatkan bahwa investasi emas sebaiknya dilihat dalam perspektif jangka menengah hingga panjang, mengingat sifatnya yang cenderung stabil sebagai instrumen lindung nilai. Informasi harga harian seperti ini menjadi salah satu alat bantu bagi masyarakat untuk mengambil keputusan finansial yang lebih matang.
Artikel Terkait
IIMS 2026 Berevolusi Jadi Destinasi Wisata Edukasi Keluarga
Iran Tegas Tolak Permintaan AS Hentikan Pengayaan Uranium dalam Perundingan Oman
PGN Catat Keterikatan Karyawan Tinggi dan Turnover Rendah di 2025
Presiden Prabowo Rencanakan Gedung 40 Lantai untuk MUI dan Baznas di Bundaran HI