Bobibos: Biofuel RON 98 Setara Pertamax Turbo dengan Harga Rp4 Ribuan
Inovasi energi hijau Indonesia kembali mencatatkan terobosan. Sebuah bahan bakar nabati (biofuel) bernama Bobibos, yang merupakan singkatan dari "Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!", telah resmi diluncurkan di Jonggol, Bogor.
Dikembangkan oleh M. Ikhlas Thamrin dan timnya, Bobibos hadir sebagai solusi transisi energi yang praktis. Keunggulan utamanya adalah dapat langsung digunakan pada kendaraan berbahan bakar fosil tanpa perlu modifikasi mesin sedikit pun.
M. Ikhlas Thamrin menekankan tujuan penciptaan Bobibos, "Kami mencari solusi bahan bakar yang murah, emisinya rendah, terjamin kualitasnya, dan yang paling penting, aman untuk kendaraan masyarakat tanpa modifikasi."
Kinerja dan Keunggulan Bobibos
Hasil uji coba Bobibos menunjukkan performa yang sangat menjanjikan. Biofuel ini diklaim memiliki emisi yang hampir nol, sehingga sangat ramah lingkungan. Dari segi efisiensi, konsumsi bahan bakar kendaraan seperti Toyota Fortuner dilaporkan meningkat dari 1:10 km menjadi 1:14 km.
Yang paling mengejutkan adalah kualitas oktannya. Bobibos memiliki kualitas setara, bahkan disebut-sebut melebihi, BBM beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo (RON 98).
Harga Bobibos yang Terjangkau
Meski harga resminya belum diumumkan, Bobibos diproyeksikan dijual dengan harga yang hanya sepertiga dari harga BBM sekelasnya. Sebagai perbandingan, jika harga Pertamax Turbo sekitar Rp 13.100 per liter, maka Bobibos diperkirakan akan dibanderol hanya sekitar Rp 4.300 per liter saja. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi daya beli masyarakat.
Bahan Baku dan Dukungan Nasional
Bobibos diproduksi dari tanaman lokal yang ditanam di lahan persawahan, menjadikannya sebagai energi terbarukan yang benar-benar hijau. Thamrin menjelaskan, "Bahan bakunya berasal dari tanaman, yang artinya Bobibos berpotensi untuk diproduksi di seluruh wilayah Indonesia," yang mendukung program kemandirian energi nasional.
Inovasi ini tidak main-main, karena sudah dipatenkan dan memiliki sertifikasi resmi dari Lemigas di bawah Kementerian ESDM. Sertifikasi ini menjadi bukti sah bahwa kualitas dan kinerja Bobibos telah teruji secara teknis di laboratorium.
Thamrin mengaku telah mempresentasikan Bobibos hingga ke kalangan istana dan para pengusaha besar, yang menuai respons positif. Dengan optimisme tinggi, ia berharap Bobibos dapat menjadi langkah nyata menuju kemandirian energi hijau Indonesia, sekaligus mengubah citra Jonggol dengan inovasi terbarunya.
Artikel Terkait
West Ham Hadang MU dalam Duel Penuh Tekanan di London Stadium
KPK Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Tersangka Suap Sengketa Lahan
Supriadi: 18 Menit Singkat yang Berarti di Tengah Persaingan Ketat Persik
SD Negeri 64 Ambon Resmi Ditetapkan sebagai Sekolah Ramah Anak