Bobibos: Biofuel RON 98 Setara Pertamax Turbo Hanya Rp 4 Ribuan?

- Senin, 10 November 2025 | 21:00 WIB
Bobibos: Biofuel RON 98 Setara Pertamax Turbo Hanya Rp 4 Ribuan?
Belum ada hasil gambar untuk permintaan tersebut.

Bobibos: Biofuel RON 98 Setara Pertamax Turbo dengan Harga Rp4 Ribuan

Inovasi energi hijau Indonesia kembali mencatatkan terobosan. Sebuah bahan bakar nabati (biofuel) bernama Bobibos, yang merupakan singkatan dari "Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!", telah resmi diluncurkan di Jonggol, Bogor.

Dikembangkan oleh M. Ikhlas Thamrin dan timnya, Bobibos hadir sebagai solusi transisi energi yang praktis. Keunggulan utamanya adalah dapat langsung digunakan pada kendaraan berbahan bakar fosil tanpa perlu modifikasi mesin sedikit pun.

M. Ikhlas Thamrin menekankan tujuan penciptaan Bobibos, "Kami mencari solusi bahan bakar yang murah, emisinya rendah, terjamin kualitasnya, dan yang paling penting, aman untuk kendaraan masyarakat tanpa modifikasi."

Kinerja dan Keunggulan Bobibos

Hasil uji coba Bobibos menunjukkan performa yang sangat menjanjikan. Biofuel ini diklaim memiliki emisi yang hampir nol, sehingga sangat ramah lingkungan. Dari segi efisiensi, konsumsi bahan bakar kendaraan seperti Toyota Fortuner dilaporkan meningkat dari 1:10 km menjadi 1:14 km.

Yang paling mengejutkan adalah kualitas oktannya. Bobibos memiliki kualitas setara, bahkan disebut-sebut melebihi, BBM beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo (RON 98).

Harga Bobibos yang Terjangkau

Meski harga resminya belum diumumkan, Bobibos diproyeksikan dijual dengan harga yang hanya sepertiga dari harga BBM sekelasnya. Sebagai perbandingan, jika harga Pertamax Turbo sekitar Rp 13.100 per liter, maka Bobibos diperkirakan akan dibanderol hanya sekitar Rp 4.300 per liter saja. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi daya beli masyarakat.

Bahan Baku dan Dukungan Nasional

Bobibos diproduksi dari tanaman lokal yang ditanam di lahan persawahan, menjadikannya sebagai energi terbarukan yang benar-benar hijau. Thamrin menjelaskan, "Bahan bakunya berasal dari tanaman, yang artinya Bobibos berpotensi untuk diproduksi di seluruh wilayah Indonesia," yang mendukung program kemandirian energi nasional.

Inovasi ini tidak main-main, karena sudah dipatenkan dan memiliki sertifikasi resmi dari Lemigas di bawah Kementerian ESDM. Sertifikasi ini menjadi bukti sah bahwa kualitas dan kinerja Bobibos telah teruji secara teknis di laboratorium.

Thamrin mengaku telah mempresentasikan Bobibos hingga ke kalangan istana dan para pengusaha besar, yang menuai respons positif. Dengan optimisme tinggi, ia berharap Bobibos dapat menjadi langkah nyata menuju kemandirian energi hijau Indonesia, sekaligus mengubah citra Jonggol dengan inovasi terbarunya.

Editor: Daniel Purnama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar