Rosenior Akui Chelsea Perbaiki Pertahanan Meski Serangan Produktif

- Selasa, 10 Februari 2026 | 13:00 WIB
Rosenior Akui Chelsea Perbaiki Pertahanan Meski Serangan Produktif

GELORA.ME - London: Liam Rosenior, pelatih kepala Chelsea yang baru diangkat, berhasil meningkatkan produktivitas serangan timnya. Dalam sembilan pertandingan pertamanya memimpin The Blues di semua kompetisi, skuad asal London Barat itu telah mencetak 22 gol. Namun, di balik daya gedor ofensif yang mengesankan itu, Rosenior mengakui masih ada pekerjaan rumah besar di sektor pertahanan yang baru dua kali menjaga gawangnya tak kebobolan dan sudah kemasukan 11 gol.

Mencari Formula Tepat di Antara Daya Serang dan Soliditas

Gaya bermain menyerang dan cair yang diusung Rosenior memang telah mengembalikan ketajaman Chelsea ke area final third. Pelatih berusia 41 tahun itu tampaknya berhasil membangkitkan potensi lini depan tim. Meski demikian, ia menyadari bahwa kesuksesan jangka panjang tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan menyerang. Pencarian keseimbangan antara agresivitas ofensif dan disiplin defensif menjadi fokus utamanya saat ini.

Rosenior menegaskan bahwa timnya memiliki beragam opsi untuk mencetak gol, sebuah kekayaan yang harus dimanfaatkan namun juga dikelola dengan bijak.

"Kami punya banyak senjata. Kalian bisa lihat Marc Cucurella dan Malo Gusto, bek sayap, berada di kotak penalti dan mencoba untuk mencetak gol, itu adalah sepak bola yang saya percayai," tutur Rosenior dalam rilis resmi klub.

Ia menjelaskan bahwa variasi ancaman itu membuat Chelsea sulit ditebak lawan. Namun, kelebihan itu juga membawa tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga stabilitas formasi saat tim kehilangan bola.

"Ketika kami punya senjata berbeda di atas lapangan, itu sangat sulit dihadapi. Jadi saat ini senjata mencetak gol kami sangat, sangat bagus, tapi kami ingin mencatat lebih banyak cleansheet dan kami harus punya keseimbangan itu," jelasnya lebih lanjut.

Antara Fluiditas dan Struktur yang Kokoh

Analisis dari lapangan menunjukkan dilema klasik yang dihadapi banyak pelatih modern. Fluiditas dalam serangan sering kali berbanding terbalik dengan kerapatan dan organisasi bertahan. Rosenior, dengan pengalamannya baik sebagai pemain maupun pelatih, tampaknya sangat memahami risiko ini.

Pendekatannya tidak serta-merta membatasi kreativitas pemain, tetapi justru berusaha menanamkan fondasi taktis yang memungkinkan timnya bermanuver dengan bebas sekaligus aman.

"Bermain dengan cair punya hal positif karena tidak mudah ditebak lawan, tapi jika kami tidak punya struktur yang tepat di balik itu, kami bisa sangat, sangat terbuka dalam transisi. Jadi kami perlu menemukan keseimbangan," papar Rosenior menutup pernyataannya.

Pernyataan-pernyataan Rosenior tersebut mencerminkan pendekatan yang matang dan berimbang. Alih-alih terbuai oleh statistik gol yang menggembirakan, ia justru menekankan pentingnya fondasi yang kokoh. Proses menemukan keseimbangan ideal itu akan menjadi penentu apakah awal yang positif di bawah kepemimpinannya dapat bertransformasi menjadi kesuksesan yang berkelanjutan bagi Chelsea musim ini.

Editor: Gelora.me

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar