Panda Nababan Tantang Gibran Buktikan Keaslian Ijazah SMA Secara Publik
Politikus senior PDIP, Panda Nababan, secara terbuka menantang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk membuktikan keaslian ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dikeluarkan oleh UTS Insearch Sydney. Tantangan ini disampaikan menanggapi pernyataan kontroversial dari Roy Suryo yang meragukan keabsahan dokumen pendidikan Gibran.
Tantangan Terbuka untuk Wapres Gibran
Panda Nababan menegaskan bahwa Gibran memiliki kewajiban moral untuk membuktikan diri di hadapan publik. Menurutnya, jika klaim Roy Suryo yang menyatakan 99,9 persen Gibran tidak memiliki ijazah SMA itu tidak benar, maka sang Wapres harus segera memberikan klarifikasi dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Secara moral Gibran harus membuktikan dirinya," tegas Panda Nababan dalam pernyataannya yang dikutip pada Senin, 10 November 2025.
Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik
Mantan jurnalis ini meyakini bahwa keterangan langsung dari Gibran akan mampu menjernihkan persoalan yang sedang menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Keterbukaan informasi dari pihak Wapres dinilai sebagai langkah penting untuk mengakhiri spekulasi dan keraguan yang beredar.
"Justru itu yang kita harapkan, keterbukaan itu," pungkas Panda Nababan menekankan pentingnya transparansi dalam menyikapi isu sensitif seperti validitas ijazah seorang pejabat tinggi negara.
Isu ijazah Gibran Rakabuming Raka kembali mencuat setelah Roy Suryo melakukan pengecekan langsung ke institusi pendidikan UTS di Australia. Hingga saat ini, publik masih menunggu respons dan bukti konkret dari pihak Wapres Gibran untuk menjawab semua pertanyaan yang muncul.
Artikel Terkait
Dubes Pakistan Bahas Kerja Sama Pertahanan dan Dukung KTT D8 dengan Presiden Prabowo
Profesor Hukum UMI Ingatkan Blokade Jalan dalam Demo Bisa Berujung Gugatan dan Pidana
Suzuki Tawarkan Tiga Model Hybrid di IIMS 2026, Harga Mulai Rp250 Juta
Kapolres Bima Kota Dinonaktifkan Terkait Dugaan Penerimaan Dana dari Bandar Narkoba