Dubes Pakistan Bahas Kerja Sama Pertahanan dan Dukung KTT D8 dengan Presiden Prabowo

- Kamis, 12 Februari 2026 | 23:00 WIB
Dubes Pakistan Bahas Kerja Sama Pertahanan dan Dukung KTT D8 dengan Presiden Prabowo

GELORA.ME - Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, mengungkapkan sejumlah poin penting hasil pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (12/2/2026). Pertemuan bilateral tersebut secara khusus membahas upaya konkret untuk memperdalam kemitraan strategis kedua negara, mencakup bidang pertahanan hingga diplomasi multilateral. Dalam keterangan persnya, Dubes Chaudhri menekankan posisi unik Indonesia dan Pakistan sebagai rumah bagi lebih dari seperempat populasi Muslim dunia, yang menjadi landasan kuat untuk kerja sama lebih erat.

Sinergi di Kancah Global dan Dunia Islam

Menyoroti peran kedua negara di panggung internasional, Zahid Hafeez Chaudhri menjelaskan bahwa kolaborasi tidak hanya penting secara bilateral, tetapi juga melalui berbagai forum multilateral. Ia melihat potensi sinergi yang besar dalam memperjuangkan kepentingan bersama negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim dan negara berkembang.

“Karena Indonesia dan Pakistan, bersama-sama, mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim dunia. Oleh karena itu, sangat penting bagi kedua negara kita untuk bekerja sama secara bilateral, serta melalui berbagai platform yang tersedia, termasuk PBB, OKI, D8, dan ASEAN. Kami menantikan penguatan kerja sama lebih lanjut dengan Indonesia,” jelasnya.

Kerja Sama Pertahanan yang Telah Berjalan Baik

Pada bidang pertahanan dan keamanan, hubungan antara Jakarta dan Islamabad disebut telah memiliki fondasi yang kuat. Dubes Pakistan menyebut adanya hubungan timbal balik yang saling menguntungkan, termasuk dalam hal pertukaran keahlian dan pelatihan militer.

“Pakistan dan Indonesia memiliki kerja sama yang sangat baik di semua bidang, termasuk kolaborasi di sektor pertahanan. Kami telah melatih para perwira Angkatan Bersenjata Indonesia, dan kami akan terus meningkatkan kerja sama bilateral di sektor pertahanan,” ungkapnya.

Pernyataan ini mengindikasikan komitmen kedua pihak untuk tidak hanya mempertahankan, tetapi juga mengembangkan lebih jauh kemitraan di sektor strategis ini di masa mendatang.

Dukungan untuk KTT D8 di Indonesia

Selain membahas kerja sama bilateral, pertemuan tersebut juga menyentuh agenda multilateral, khususnya peran Indonesia dalam kelompok Developing Eight (D8). Pakistan menyampaikan harapan dan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D8 yang akan datang, yang rencananya akan dihelat di Indonesia.

“Dan kami berharap dapat bekerja sama dengan Indonesia untuk kesuksesan KTT mendatang di Indonesia, dan juga untuk kesuksesan D8 sebagai organisasi kerja sama di antara delapan negara berkembang,” tutur Dubes Chaudhri.

Dukungan ini menegaskan posisi Indonesia yang dianggap sebagai mitra kunci Pakistan dalam mengadvokasi kepentingan negara-negara berkembang di berbagai forum internasional. Pertemuan ini secara keseluruhan mencerminkan dinamika hubungan kedua negara yang terus berkembang, melampaui hubungan diplomatik biasa menuju kemitraan yang lebih substantif dan berorientasi hasil.

Editor: Rian Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar