GELORA.ME - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta resmi memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk 85 perjalanan kereta api kelas ekonomi jelang arus mudik Idulfitri 2026. Kebijakan stimulus nasional ini bertujuan memudahkan perjalanan masyarakat, dengan tiket yang sudah dapat dipesan sejak 10 Februari 2026 untuk periode keberangkatan 14 hingga 29 Maret mendatang.
Stimulus Nasional untuk Mudik Lebaran
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa program diskon ini merupakan bagian dari kebijakan nasional. Langkah ini tidak sekadar memfasilitasi mudik, tetapi juga didesain untuk mendorong geliat pariwisata dan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di momen penting seperti Lebaran.
"Tiket KA dengan diskon 30 persen telah bisa dipesan sejak 10 Februari," tutur Feni, Rabu (11/2/2026).
Ia menambahkan, stimulus tersebut merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi publik. "Ada sebanyak 85 KA yang dilayani di wilayah Daop 6 Yogyakarta yang masuk dalam program stimulus diskon 30 persen dari pemerintah," jelasnya.
Mekanisme dan Imbauan Penting
Feni memastikan bahwa seluruh diskon telah terintegrasi dalam sistem penjualan resmi KAI. Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat dan proaktif dalam merencanakan perjalanan. Guna menghindari penipuan atau kendala teknis, pembelian tiket sangat disarankan hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, atau mitra resmi yang telah bekerja sama.
Dengan antusiasme mudik yang selalu tinggi setiap tahunnya, pemesanan dini menjadi kunci untuk mendapatkan tiket dengan harga yang lebih terjangkau ini.
Daftar Lengkap Kereta Api yang Mendapat Diskon
Berikut adalah daftar kereta api kelas ekonomi di wilayah Daop 6 Yogyakarta yang mendapatkan fasilitas potongan harga 30 persen:
- KA Malabar (67, 68, 69, 70)
- KA Mutiara Selatan (71, 72)
- KA Senja Utama Solo (73B)
- KA Fajar Utama Solo (74B)
- KA Mataram (75B, 76B)
- KA Lodaya (77B, 78B, 79B, 80B)
- KA Sancaka (81B–88B)
- KA Gaya Baru Malam Selatan (89, 90)
- KA Bogowonto (103B, 104B)
- KA Gajahwong (105B, 106B)
- KA Senja Utama YK (107B, 108B)
- KA Fajar Utama YK (109B, 110B)
- KA Singasari (149, 150)
- KA Brantas (151, 152)
- KA Ranggajati (153, 154)
- KA Wijayakusuma (157, 158)
- KA Bangunkarta (161, 162)
- KA Kertanegara (167B, 168B)
- KA Malioboro Ekspres (169B, 170B)
- KA Joglosemarkerto (185, 187, 193, 201, 202)
- KA Sancaka Utara (233F, 236F)
- KA Majapahit (245B, 246B)
- KA Logawa (247B, 248B)
- KA Jayakarta (251B, 252B)
- KA Jaka Tingkir (255B, 256B)
- KA Progo (257B, 258B)
- KA Matarmaja (269A, 270)
- KA Pasundan (275B, 276)
- KA Batavia (7005, 7006)
- KA Lodaya Tambahan (7011C–7014C)
- KA Brantas Tambahan (7015A, 7016B)
- KA Tambahan SLO–PSE (7025)
- KA Tambahan PSE–SLO (7026A)
- KA Tambahan LPN–PSE (7039)
- KA Tambahan PSE–LPN (7040)
- KA Banyubiru Ekspres (231, 232)
- KA Banyubiru (267, 268)
- KA Madiun Jaya (143, 144)
Manfaatkan Sebelum Kehabisan
Menyadari kapasitas terbatas dan tingginya permintaan, KAI Daop 6 Yogyakarta mengingatkan masyarakat untuk segera memanfaatkan program ini. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa tiket mudik, apalagi dengan harga diskon, cenderung laris dalam waktu singkat. Perencanaan yang matang dan transaksi melalui jalur resmi akan membuat perjalanan mudik Lebaran 2026 lebih lancar dan hemat.
Artikel Terkait
Institut Pariwisata Tedja Indonesia Resmi Beroperasi di Jakarta Timur
Wamendikdasmen Tolak Wacana Badan Baru, Fokus pada Efektivitas Lembaga dan Deregulasi
Pindad Pamerkan Kendaraan Taktis Maung di IIMS 2026
Ahli Roy Suryo Selesaikan Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi di Polda Metro Jaya