Ledakan SMAN 72 Jakarta: CCTV Ungkap Pelaku Bawa Dua Tas, Profilnya Pendiam

- Minggu, 09 November 2025 | 19:50 WIB
Ledakan SMAN 72 Jakarta: CCTV Ungkap Pelaku Bawa Dua Tas, Profilnya Pendiam

Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Terekam CCTV Bawa Dua Tas

Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025, menyisakan sejumlah fakta terbaru. Siswa terduga pelaku sempat terekam kamera pengawas atau CCTV sesaat sebelum kejadian.

Berdasarkan tangkapan layar CCTV yang beredar, terlihat terduga pelaku yang merupakan siswa kelas 3 di SMAN 72 itu diantar ayahnya menggunakan sepeda motor. Mereka melintas di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menuju sekolah.

Saat dibonceng, terduga pelaku terlihat membawa dua tas, yaitu sebuah tas ransel dan sebuah tas jinjing yang dipangkunya.

Profil Terduga Pelaku: Sosok Pendiam dan Tertutup

Danny Rumondor, ketua RT tempat tinggal terduga pelaku, mengungkapkan bahwa siswa tersebut dikenal sebagai sosok yang tertutup. "Jarang keluar rumah, jarang bergaul," kata Danny kepada Kompas TV, Sabtu (8/11/2025).

Danny menambahkan bahwa meskipun lingkungannya ramai dengan kegiatan, terduga pelaku tidak pernah terlibat. "Tidak ada pernah join di sini bermain sama-sama, tidak pernah," ujarnya.

Pengakuan serupa disampaikan oleh Maman, seorang penjaga kantin di SMAN 72 Jakarta. Maman yang mengenal terduga pelaku sebagai pelanggan kantinnya menggambarkannya sebagai pribadi yang pendiam dan serius. "Diam, pendiam (orangnya). Kalau pesan makanan serius banget, pesan mie ayam," ujar Maman.

Kapolri: Pelaku Sudah Ditemukan, Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi bahwa polisi telah mengidentifikasi dan menemukan terduga pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta. Namun, pemeriksaan intensif belum dapat dilakukan.

"Untuk terduga pelaku, saat ini sudah kita dapatkan. Anggota (Polri) sedang melakukan pendalaman terkait dengan identitas pelaku, kemudian juga lingkungan pelaku, termasuk rumah," kata Listyo Sigit di Jakarta, Jumat (7/11/2025) malam.

Listyo Sigit menjelaskan bahwa terduga pelaku masih menjalani operasi di rumah sakit. Pemeriksaan dan interogasi akan dilakukan setelah kondisi kesehatannya memungkinkan. Polisi memastikan pendalaman kasus ini terus dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Densus.

Editor: Sugeng Hariyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar