Purbaya Tegas Tolak Usulan Luhut Dirikan Family Office Pakai APBN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menolak membiayai proyek family office yang digagas Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya menyatakan kesiapannya untuk fokus pada prioritas anggaran yang sudah ditetapkan.
"Saya sudah dengar lama isu itu, tapi biar saja. Kalau DEN bisa bangun sendiri, ya bangun saja sendiri. Saya anggarannya nggak akan alihkan ke sana. Saya fokus," tegas Purbaya saat ditemui di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Senin (13/10/2025).
Fokus Efisiensi dan Tepat Sasaran APBN
Purbaya menegaskan bahwa fokus utama Kementerian Keuangan saat ini adalah memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan secara efisien dan tepat sasaran. Ia menekankan komitmennya untuk tidak mengalihkan anggaran APBN ke proyek-proyek yang dinilai tidak sesuai dengan perencanaan awal.
"Kalau kasih anggaran yang tepat, nanti pasti pelaksanaannya tepat waktu, tepat sasaran, dan nggak ada yang bocor. Itu saja," ungkapnya.
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa