Ketika ditanya apakah dirinya memberikan masukan terkait rencana pembentukan family office tersebut, Purbaya menampik. Meski demikian, ia menyatakan harapannya agar proyek tersebut dapat berhasil diwujudkan.
"Nggak, kalau mau saya doian lah," ujarnya sembari tersenyum.
Mengenal Konsep Family Office dan Rencana DEN
Purbaya juga mengaku belum sepenuhnya memahami konsep family office yang dimaksud, meskipun Ketua DEN kerap menyinggung hal tersebut dalam berbagai kesempatan.
"Saya belum terlalu ngerti konsepnya walaupun Pak Ketua DEN sering bicara, tapi saya nggak pernah lihat. Jadi, saya nggak bisa jawab," jelasnya.
Family office merupakan entitas yang mengelola kekayaan pribadi atau keluarga konglomerat dan sering dikaitkan dengan negara-negara surga pajak seperti Singapura dan Hong Kong.
Wacana pembentukan family office di Indonesia, khususnya di Bali, belakangan mencuat dan disebut-sebut menjadi bagian dari rencana DEN untuk menarik investasi dari kalangan ultra high net worth individual (UHNWI).
Sumber artikel asli: GELORA.ME
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa