GELORA.ME - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan peran kunci Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Dalam paparannya di Rapat Pimpinan Polri 2026 di Jakarta, Selasa (9 Februari 2026), Zulhas menyoroti efektivitas keterlibatan aparat dalam menertibkan praktik tengkulak dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peran Polri dalam Penertiban Harga Gabah
Zulkifli Hasan mengawali penjelasannya dengan menceritakan tantangan yang dihadapi dalam menegakkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk gabah di tingkat petani. Menurutnya, kehadiran dan peran aktif pimpinan Polri terbukti mampu memberikan efek jera dan menciptakan iklim yang lebih kondusif.
“Saya minta Pak Kapolri hadir datang ke Rapat Kemenko. Kita atur jadwal, Pak Kapolri datang, karena kalau Kapolri tampil, polisi tampil, ngomong sedikit, terus langsung biasanya di bawah itu ya yang biasa tengkulak-tengkulak terus reda,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi pendekatan kolaboratif yang diambil pemerintah, di mana aspek penegakan hukum diintegrasikan untuk menyelesaikan persoalan ekonomi yang kompleks di lapangan.
Apresiasi untuk Dapur Makan Bergizi Gratis Polri
Selain penertiban harga, Zulhas juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Polri dalam program Makan Bergizi Gratis. Ia menilai dapur-dapur yang dikelola oleh satuan Polri termasuk yang terbaik dari segi pelaksanaannya.
“Sekarang sudah berapa, Pak? Sudah 500 lebih dapur, dan Polri dapurnya terbaik. Saya ke mana-mana ke daerah, saya selalu berkunjung, dan dapur yang SP-nya Polri termasuk yang terbaik,” pungkasnya.
Observasi lapangan yang disampaikan menteri ini memberikan gambaran tentang implementasi program yang tidak hanya sekadar memenuhi target kuantitas, tetapi juga menjaga kualitas dan konsistensi di berbagai daerah.
Komitmen Polri Mendukung Program Pemerintah
Merespons hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung seluruh arahan pemerintah. Penekanannya adalah pada penciptaan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sebagai fondasi bagi program-program prioritas nasional.
“Di satu sisi juga pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik apabila stabilitas Kamtibmas semuanya tetap terjaga. Kolaborasi ini menjadi sangat penting untuk Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera,” jelas Kapolri.
Pernyataan ini menegaskan posisi Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan visi pemerintahan saat ini.
Artikel Terkait
Toyota Fortuner Bekas 2021-2024 Masih Bertahan di Atas Rp480 Juta
Roy Suryo Cs Ajukan Uji Materi KUHP dan UU ITE ke MK Usai Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
IIMS 2026 Pamerkan Tiga Mobil Listrik dengan Harga di Bawah Rp200 Juta
Kemendikdasmen Pacu Revitalisasi 60 Ribu Sekolah dan Kesejahteraan Guru di 2026