Arung Jeram Sungai Gelar di Jembrana Tawarkan Petualangan dengan Layanan Jemputan

- Selasa, 10 Februari 2026 | 10:30 WIB
Arung Jeram Sungai Gelar di Jembrana Tawarkan Petualangan dengan Layanan Jemputan

GELORA.ME - Bagi wisatawan yang mencari pengalaman petualangan di Bali, Arung Sungai Gelar di Desa Batu Agung, Kabupaten Jembrana, menawarkan sensasi menyusuri aliran air yang deras. Destinasi yang dikelola oleh masyarakat setempat ini menghadirkan paket lengkap dengan peralatan standar keamanan, pemandu profesional, hingga layanan transportasi bagi pengunjung yang menginap di wilayah Jembrana.

Petualangan di Tengah Jeram dan Keindahan Alam

Ida Bagus Dewangkara, selaku pengelola objek wisata ini, menjelaskan bahwa daya tarik utama tempat ini terletak pada sisi petualangannya. Pengunjung akan diajak untuk mengarungi Sungai Gelar yang dikenal memiliki arus cukup deras, sambil menghadapi rintangan bebatuan di sepanjang aliran. Pemandangan alam hijau yang mengelilingi sungai menambah kesan mendalam dari setiap kayuhan dayung.

“Kami menyediakan kendaraan penjemputan wisatawan yang menginap di Jembrana, dan ingin ke sini,” tuturnya.

Fasilitas dan Layanan yang Ditawarkan

Dengan harga tiket sebesar Rp 100.000, peserta arung jeram akan mendapatkan peralatan pelindung diri berstandar internasional. Paket tersebut juga sudah mencakup asuransi serta pendampingan dari pemandu berpengalaman yang memahami medan sungai. Layanan penjemputan ini dirancang untuk memudahkan akses menuju lokasi yang mungkin belum terlalu familiar bagi sebagian besar pelancong.

Dukungan Pemerintah untuk Pengembangan Wisata Alam

Potensi Sungai Gelar sebagai destinasi wisata petualangan juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengakui bahwa aliran sungai ini memang menawarkan tantangan yang seru, didukung oleh panorama alam yang memukul. Ia menilai pengelolaan oleh warga setempat merupakan langkah positif dalam membuka peluang ekonomi.

“Banyak potensi wisata alam ramah lingkungan di Jembrana, yang bisa dikembangkan pihak swasta bersama warga lokal,” ungkapnya.

Dukungan ini sekaligus menegaskan komitmen untuk mengedepankan konsep ekowisata, di mana aktivitas petualangan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sekitar. Dengan demikian, Arung Sungai Gelar tidak hanya sekadar tempat rekreasi, tetapi juga contoh pemberdayaan potensi lokal yang berkelanjutan.

Editor: Sugeng Hariyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar