Jusuf Kalla: Hunian Vertikal Solusi Kunci Atasi Macet dan Banjir di Jakarta

- Minggu, 08 Februari 2026 | 16:30 WIB
Jusuf Kalla: Hunian Vertikal Solusi Kunci Atasi Macet dan Banjir di Jakarta

GELORA.ME - Mantan Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Jusuf Kalla, menilai pembangunan hunian vertikal atau rumah susun (rusun) merupakan solusi kunci untuk mengatasi sejumlah persoalan ibukota, seperti kemacetan, banjir, dan kebersihan. Pernyataan ini disampaikannya usai mengikuti kerja bakti bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di wilayah Cipinang Melayu, Jakarta Timur, pada Minggu (8/2/2026).

Solusi Komprehensif untuk Perkotaan

Dalam pandangan Jusuf Kalla, gaya hidup bertingkat bukan sekadar tren, melainkan sebuah keharusan bagi kota sepadat Jakarta. Konsep hunian vertikal dinilainya dapat menghemat penggunaan lahan, yang pada gilirannya memberi ruang lebih luas untuk ruang terbuka hijau dan infrastruktur penunjang. Pendekatan ini diyakini akan memberikan dampak berantai yang positif terhadap lingkungan dan mobilitas warga.

Ia pun mengajak masyarakat untuk melihat pembebasan lahan dalam kerangka yang lebih luas. Menurutnya, proses tersebut dilakukan demi kepentingan bersama dan jangka panjang.

"Kalau Jakarta ingin bersih, ingin tidak banjir, ingin tidak macet, hidup bertingkat, rumah tingkatan," tegas Jusuf Kalla.

Ajakan Dukungan dan Pengertian Warga

Mantan Wakil Presiden dua periode itu secara khusus meminta pengertian dari warga yang terdampak program pembangunan rusun. Ia menekankan bahwa proyek-proyek semacam ini pada akhirnya bertujuan meningkatkan kualitas hidup penghuni kota itu sendiri, termasuk dalam hal pencegahan banjir dan kebakaran yang kerap terjadi di permukiman padat.

"Jadi kalau tanahnya dibeli, tanahnya dibebaskan, itu jangan marah. Demi beliau juga agar jangan banjir, jangan kebakaran, jangan macet. Harus hidup bertingkat," ujarnya menegaskan.

Lebih lanjut, JK secara eksplisit menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung. Ia berharap komitmen untuk membangun banyak rumah susun dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

"Kita harus mendukung rencana Pak Gubernur untuk bikin rumah bertingkat. Jadi kalau ada yang dibebaskan, jangan protes. Karena demi Anda sendiri itu semua," sambungnya.

Seruan ini disampaikan di tengah upaya Pemerintah DKI Jakarta yang terus berbenah mengatasi kompleksitas masalah perkotaan. Gagasan hunian vertikal sendiri bukan hal baru, namun implementasinya kerap membutuhkan sinergi dan pemahaman dari seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat yang langsung merasakan dampaknya.

Editor: Wulan Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar