Serangan Drone ke Kediaman Putin: Kronologi, Respons Kremlin, dan Dampak Perdamaian

- Selasa, 30 Desember 2025 | 08:25 WIB
Serangan Drone ke Kediaman Putin: Kronologi, Respons Kremlin, dan Dampak Perdamaian
Kronologi Serangan Drone Ukraina ke Kediaman Putin dan Respons Rusia

Kediaman Dinas Putin Diserang Drone Usai Pertemuan Zelensky-Trump

GELORA.ME – Kremlin melaporkan adanya upaya pembunuhan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin. Militer Ukraina disebut menargetkan kediaman dinas Putin di Novgorod dengan serangan drone skala besar.

Insiden serangan drone ke Putin ini terjadi pasca pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan mantan Presiden AS Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida, pada Minggu (28/12/2025). Pertemuan tersebut sendiri dikabarkan membahas upaya mengakhiri konflik Rusia-Ukraina.

Kronologi Serangan dan Peringatan Putin ke Trump

Ajudan Putin, Yuri Ushakov, mengonfirmasi kejadian ini kepada wartawan pada Senin (29/12/2025). Menurutnya, informasi serangan drone Ukraina ke Putin telah disampaikan langsung oleh Putin kepada Donald Trump dalam percakapan telepon.

"Vladimir Putin menarik perhatian rekannya, Donald Trump, terhadap fakta bahwa segera setelah apa yang dianggap pihak AS sebagai putaran negosiasi yang sukses di Mar-a-Lago, rezim Kiev melancarkan serangan teroris menggunakan drone jarak jauh skala besar," jelas Ushakov.

Serangan drone ke kediaman Putin tersebut dilaporkan berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Rusia. Meski demikian, insiden ini memicu respons keras dari Kremlin.

Pernyataan Tegas Kremlin dan Komitmen Perdamaian

Ushakov menyatakan bahwa dalam percakapan dengan Trump, Putin menegaskan bahwa serangan militer Ukraina terhadap kediamannya "tidak akan dibiarkan begitu saja". Pernyataan ini mengindikasikan kemungkinan adanya pembalasan atau eskalasi dari pihak Rusia.

Di sisi lain, Putin juga menyampaikan pesan diplomatik. Presiden Rusia itu menegaskan bahwa Moskow tetap ingin bekerja sama secara erat dan produktif dengan Amerika Serikat untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina. Pernyataan ini menunjukkan posisi Rusia yang kompleks, antara ingin memberi respons tegas atas serangan dan tetap menjaga jalur dialog untuk penyelesaian konflik.

Insiden serangan drone ke Putin ini berpotensi memengaruhi dinamika perundingan perdamaian dan hubungan internasional yang sedang berlangsung. Keberhasilan pertahanan udara Rusia mencegah tragedi yang bisa memicu eskalasi besar-besaran.

Editor: Gelora.me

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar