GELORA.ME - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan pada pembukaan perdagangan Jumat, 13 Februari 2026. Indeks utama Bursa Efek Indonesia itu tercatat turun 1,02 persen atau 84,232 poin ke level 8.181,120 pada pukul 09.18 WIB, setelah dibuka di posisi 8.240,004. Tekanan jual terlihat dominan dengan 419 saham tercatat melemah, mengalahkan jumlah saham yang menguat yang hanya 153 saham.
Analisis Teknis dan Potensi Pergerakan
Sentimen pasar pagi ini masih diliputi kehati-hatian, melanjutkan koreksi dari sesi sebelumnya. Pada perdagangan Kamis, IHSG telah ditutup turun 0,31 persen, didorong oleh aksi jual asing bersih senilai Rp2,03 triliun yang berfokus pada saham-saham blue chip.
Mengamati pergerakan ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dalam rentang terbatas hari ini.
"Diperkirakan support IHSG 8.130-8.200 dan resist IHSG 8.330-8.430," jelasnya dalam analisis harian.
Pandangan tersebut tidak terlepas dari dinamika bursa global yang beragam. Wall Street menutup Kamis dengan penurunan signifikan, dipicu aksi ambil untung di sektor teknologi. Sementara itu, bursa Asia menunjukkan performa beragam dengan Korsel dan Taiwan menguat, namun Jepang dan Hong Kong masih tercatat melemah.
Rekomendasi Trading untuk Pemantauan
Di tengah volatilitas pasar, beberapa saham diidentifikasi dapat menjadi bahan pemantauan untuk peluang trading jangka pendek. Rekomendasi ini menekankan pada strategi buy on weakness atau spec buy dengan batas cut loss yang ketat, mencerminkan pendekatan defensif dalam kondisi pasar yang bergejolak.
Berikut daftar saham yang menjadi sorotan:
UNTR: Buy on weakness di area Rp28.000-Rp28.450, dengan cut loss di bawah Rp27.900. Target dekat Rp29.100-Rp29.600.
ASII: Spec buy di area Rp6.700-Rp6.775, dengan cut loss di bawah Rp6.700. Target dekat Rp6.825-Rp6.875.
PGAS: Buy on weakness di area Rp2.190-Rp2.200, dengan cut loss di bawah Rp2.170. Target dekat Rp2.260-Rp2.300.
UNVR: Spec buy di area Rp2.260-Rp2.300, dengan cut loss di bawah Rp2.240. Target dekat Rp2.330-Rp2.370.
KIJA: Buy on weakness di area Rp216-Rp222, dengan cut loss di bawah Rp214. Target dekat Rp230-Rp240.
MYOR: Spec buy di area Rp2.290-Rp2.310, dengan cut loss di bawah Rp2.280. Target dekat Rp2.330-Rp2.360.
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan Bantah Kelalaian Soal Penonaktifan Peserta PBI, Sebut Data Baru dari Kemensos Telat
Atletico Madrid Hajar Barcelona 4-0 di Leg Pertama Semifinal Copa del Rey
LDC Tingkatkan Produktivitas dan Keberlanjutan Kopi Lewat Program Pendampingan 20.000 Petani
IHSG Tertekan Aksi Jual Asing dan Sentimen Negatif AI dari Wall Street