Sebagai bagian dari implementasi kesepakatan, Israel dikabarkan akan membuka perbatasan Rafah. Langkah ini memungkinkan warga Jalur Gaza yang berada di luar negeri untuk kembali ke kampung halaman mereka. Laporan dari stasiun radio Israel, Army Radio, menyatakan bahwa ini akan menjadi kali pertama perbatasan dibuka bagi repatriasi warga sejak konflik pecah pada 7 Oktober 2023.
Proses pemulangan warga ini akan dimulai setelah kesepakatan mengenai mekanisme dan persyaratannya final dengan pihak Mesir. Selain kepulangan, Israel juga mengizinkan warga untuk meninggalkan Jalur Gaza menuju Mesir melalui pintu perbatasan yang sama.
Kebijakan pembukaan perbatasan Rafah ini tercantum dalam lampiran kesepakatan gencatan senjata, yang merupakan bagian dari rencana perdamaian yang lebih besar.
Artikel Terkait
Kronologi Lengkap & Motif Pembunuhan Alvaro Kiano oleh Ayah Tiri, Alex Iskandar
Download Snack Video Tanpa Watermark 2024: Mudah, Cepat & Gratis
Gus Yahya Tantang Rais Aam Selesaikan Pemecatan di Muktamar PBNU 2026: Ini Jadwal dan Klaimnya
Gus Yahya Bantah Pemecatannya dari Ketum PBNU: Ini Alasan Suratnya Tidak Sah