"Sayalah pribadi yang merekam video tersebut tanpa sepengetahuan rekan-rekan yang ada di dalam mobil. Saya meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa tersinggung dan tidak nyaman dengan penyebaran video di media sosial," ungkap salah seorang dari keempat ASN tersebut.
"Saya tertawa dalam video itu karena terkejut melihat mobil pribadi kami membeli BBM hanya dengan Rp 10 ribu di SPBU Rimba Panjang, Kecamatan Tambang," sambungnya.
Tiga ASN lainnya juga ikut memberikan permintaan maaf secara terbuka. Seorang pria yang merupakan pengemudi mobil dan yang meminta BBM tersebut juga turut menyampaikan permintaan maafnya
"Saya memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh video viral tersebut," ucap pria yang diketahui sebagai seorang guru.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa