GELORA.ME -Bahaya judi online bisa berdampak serius terhadap beberapa aspek kehidupan. Oleh karenanya, judi online harus dijauhi.
Menurut Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, judi online dapat dilihat dari dua sisi. Pertama, dari aspek sosiologis, judi dapat menimbulkan ketidakharmonisan dalam keluarga.
“Suami misalnya, akan menggunakan kapital untuk keluarga digunakan untuk kepentingan pribadi. Hal ini akan membuat ketidakseimbangan dalam rumah tangga. Cekcok dalam rumah tangga jadi tidak bisa dihindari" kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/6).
Lebih lanjut, Jamiluddin menekankan bahwa penggunaan kapital dalam judi online akan terus meningkat karena imajinasi akan menang yang terbentuk, meskipun hal itu bertolak belakang dengan realitas.
“Pada dasarnya tidak ada orang yang menang dalam berjudi, kecuali pengusaha judi," tambahnya.
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa