HARIAN MERAPI – Mendekati pemungutan suara Pemilu 2024, Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) menyampaikan 6 pernyataan sikap.
Pembacaan 6 pernyataan sikap dilakukan langsung oleh Ketua Umum Forum Rekor PTMA, Prof Dr Ir Gunawan Budiyanto MP IPM ASEAN Eng di Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (2/2/2024).
Sebelum 6 pernyataan sikap dari Forum Rektor PTMA dibaca, Prof Gunawan menjelaskan, dinamika politik menjelang pemungutan suara Pemilu 2024, rakyat Indonesia disajikan berbagai perilaku elite politik yang jauh dari nilai-nilai keadaban luhur.
“Proses demokrasi yang sudah dibangun sejak 25 tahun lalu, kini berjalan dengan penyimpangan yang tidak lagi sesuai dengan cita-cita luhur kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkapnya.
Sebagai contoh, dalam proses pembuatan sejumlah kebijakan dilaksanakan tanpa melibatkan publik secara luas seperti pada UU Omnibuslaw Cipta Kerja, UU Omnibuslaw Kesehatan, dan UU Ibu Kota Negara (IKN).
Karena itu, sebut Prof Gunawan, momentum 14 Februari 2024 harus menjadi momentum untuk melakukan kontrak politik baru antara rakyat dengan calon pemimpin atau elit politik baru.
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa