Tak hanya itu, sebelumnya KPU juga meminta maaf soal surat suara yang dikirim ke luar negeri.
"Kemarin soal suara yang minta maaf dan dikirim ke luar negeri, sekarang soal pencoblosan malah ditarik lagi," ujar Ganjar.
Ganjar mengatakan perlunya pengawasan yang ketat terhadap semua proses yang dilakukan oleh KPU.
Ia meminta ada pihak yang melakukan supervisi apa yang dilakukan KPU agar tidak terjadi kesalahan kembali.
Selain itu, Ganjar juga meminta KPU agar memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan.
"Maka, semua yang keluar dari KPU harus diawasi agar tidak terjadi kesalahan. Mereka perlu memperbaiki hal ini, dan profesionalisme perlu ditunjukkan dengan sungguh-sungguh," tandasnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayojakarta.com
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa