GELORA.ME -- Menjelang berlangsungnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berbagai kesalahan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Teranyar, KPU melakukan blunder dengan menampilkan dua pasangan calon pada simulasi pencoblosan surat suara pemilihan presiden.
Kesalahan itu pun dikomentari Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Surat Suara Simulasi Pemilu 2024 Dianggap Menyesatkan oleh PDIP Solo, Begini Penjelasan KPU
Ganjar Pranowo, mengungkapkan keheranannya terkait simulasi pencoblosan surat suara Pilpres yang hanya menampilkan dua pasangan calon.
Ganjar menilai tindakan KPU yang terus meminta maaf sebagai hal yang mengkhawatirkan terhadap kredibilitas lembaga penyelenggara pemilu.
"Ini KPU, penyelenggara, berkali-kali kok minta maaf terus ya. Kalau terus-terusan minta maaf, kredibilitasnya akan dipertanyakan," kata Ganjar dikutip ayojakarta dari YouTube Kompas TV pada Kamis (4/1/2024).
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa