Di sisi lain, Prabowo menegaskan komitmen nyata pemerintah. Ia mengungkap bahwa sebelumnya banyak tokoh meragukan kemampuan Indonesia mencapai swasembada pangan.
“Banyak tokoh penting bilang ke saya beberapa bulan lalu, 'Pak Bowo, nda mungkin swasembada Indonesia itu.' Sungguh ini ngomong ke saya, tidak mungkin swasembada,” kenangnya.
Klaim Sukses Swasembada Beras dan Komitmen Jangka Panjang
Keraguan itu kini dipatahkan dengan peresmian swasembada beras yang dicapai hanya dalam waktu satu tahun. Meski demikian, Prabowo menyadari akan tetap ada pihak yang meragukan keberlanjutannya.
"Sekarang setelah kita swasembada pangan, oh ya tapi paling swasembada pangannya paling setahun dua tahun," ucapnya menirukan keraguan tersebut.
Untuk menjawab keraguan itu, Prabowo berkomitmen untuk membuktikan bahwa swasembada pangan dapat dipertahankan dan diperluas.
"Kita buktikan tiap tahun kita buktikan swasembada, swasembada, swasembada. Tidak hanya swasembada beras, jagung, singkong, semuanya kita swasembada," tegas Presiden Prabowo Subianto menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK: Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024 Rugikan Negara Rp1 Triliun
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Soal Stand Up Comedy Mens Rea, Diduga Penghasutan & Penistaan Agama
6 Versi Ijazah Jokowi Menurut Dokter Tifa: Analisis Emboss & Watermark dari Polda Metro Jaya
Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Temui Jokowi di Solo, Roy Suryo Sindir Ada yang Cair