Ahok Ledek Wacana Pilkada DPRD: "Mengambil Hak Rakyat! Sistem Ini Memang Dibuat untuk Curang!"
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, kembali menyoroti wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Dalam podcast Curhat Bang dari Denny Sumargo, Ahok menegaskan bahwa wacana tersebut adalah kemunduran dan bentuk perampasan hak rakyat.
"Makanya ketika orang memaksakan harus kembali ke DPRD, ini kan pertama mengambil hak rakyat," tegas Ahok. Pernyataannya menanggapi gagasan yang menginginkan kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD, bukan secara langsung oleh masyarakat.
Ahok Beberkan Praktik Lama: "Di DPRD Itu Semua Bisa Diatur!"
Ahok membeberkan bahwa pemilihan via DPRD di masa lalu membuka peluang transaksi politik yang masif. Menurutnya, model pemilihan seperti itu identik dengan praktik dagang politik, lobi tertutup, dan transaksi suara. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pemilihan tidak mencerminkan kehendak rakyat, melainkan kehendak elite yang mampu membayar.
Kritik Tajam Ahok: "Sistem Ini Dibangun Supaya Orang Bisa Curang!"
Kritik Ahok lebih dalam lagi. Ia menyatakan bahwa sebagian pihak melihat Pilkada bukan sebagai kompetisi program, melainkan kompetisi kecurangan.
Artikel Terkait
6 Versi Ijazah Jokowi Menurut Dokter Tifa: Analisis Emboss & Watermark dari Polda Metro Jaya
Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Temui Jokowi di Solo, Roy Suryo Sindir Ada yang Cair
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Diduga Pencemaran Nama Baik NU & Muhammadiyah
PKS di Pilkada DPRD: Pilih Kekuasaan Sekarang atau Modal Suara 2029?