"Naiknya jumlah unit motor yang masuk ke bengkel AHASS menjadi bukti tingkat kepercayaan konsumen terhadap layanan after sales yang maksimal," ujar Beni, sapaan akrabnya.
Namun, Beni juga menekankan bahwa pihaknya tidak akan berpuas diri dan terus berusaha mencari inovasi, terutama dalam teknologi digital.
Saat ini, PT WMS tengah mengembangkan aplikasi Wahana Honda (Wanda) yang menyediakan fitur-fitur untuk kebutuhan servis kendaraan atau pembelian part original Honda.
"Pada aplikasi tersebut, terdapat fitur-fitur untuk kebutuhan servis kendaraan atau pembelian part original Honda," paparnya.
Ini adalah langkah menuju digitalisasi layanan after sales guna memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin berkembang.
Selain fokus pada teknologi digital, PT WMS juga terus memberikan pelatihan kepada para ujung tombak layanan, seperti service advisor, mekanik, front desk, dan partman.
Dari 308 AHASS, terdapat 1.649 mekanik yang bekerja setiap hari melayani perawatan dan perbaikan.
Pelatihan utamanya diberikan di Training Center Wahana, namun disesuaikan dengan jadwal mekanik melalui mobile training untuk memberikan fleksibilitas yang lebih besar.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: viralnews.id
Artikel Terkait
Review Polytron Fox R: Ojol Tempuh 200 Km, Biaya Cuma Rp 10 Ribu!
Hyundai New Creta Alpha 2026: Review Lengkap Spesifikasi, Fitur, Harga & Keunggulan
Afeela by Sony Honda Mobility: Mobil Listrik Pertama dengan PS Remote Play untuk Main Game PS5
Mobil Nasional i2C: SUV Listrik Indonesia Harga di Bawah 300 Juta?