GELORA.ME - Kabar gembira bagi para pecinta film. Brad Pitt dipastikan akan kembali memerankan karakter Cliff Booth dalam sekuel film "Once Upon a Time in Hollywood". Proyek yang dinanti-nanti ini akan mengalami perubahan signifikan di balik layar, dengan David Fincher mengambil alih kursi sutradara dari Quentin Tarantino. Pengumuman ini, yang dilaporkan oleh People pada Selasa, 10 Februari 2026, membangkitkan ekspektasi tinggi akan kelanjutan kisah yang dulu sukses meraih banyak penghargaan.
Perubahan di Balik Layar dan Reuni yang Dinanti
Meski Brad Pitt dan Leonardo DiCaprio diharapkan kembali, sekuel ini akan membawa nuansa penyutradaraan yang berbeda. Quentin Tarantino, sang kreator di balik film pertama, memilih untuk menyerahkan tongkat estafet kepada David Fincher. Keputusan ini bukan tanpa alasan, mengingat Fincher adalah sutradara papan atas yang diyakini mampu menerjemahkan visi cerita ke layar lebar.
Lebih dari sekadar pergantian sutradara, keputusan ini menandai reuni yang sangat dinanti antara Brad Pitt dan David Fincher. Kolaborasi mereka di masa lalu telah melahirkan sejumlah film ikonik yang meninggalkan jejak mendalam dalam dunia sinema.
"Keduanya pernah bekerja sama dalam sejumlah film sukses, seperti Se7en (1995), Fight Club (1999), serta The Curious Case of Benjamin Button (2008)," jelas laporan tersebut, menggarisbawahi sejarah kolaborasi yang kerap menghasilkan karya yang dikagumi baik secara komersial maupun kritik.
Mengangkat Novel ke Layar Lebar
Sekuel ini kabarnya akan mengadaptasi langsung novel berjudul sama yang ditulis oleh Quentin Tarantino. Sumber material ini menjanjikan eksplorasi yang lebih dalam dan intim terhadap dunia kedua karakter utamanya. Novel tersebut diyakini akan mengupas lebih jauh dinamika persahabatan Rick Dalton dan Cliff Booth, serta menawarkan pandangan yang lebih tajam tentang industri hiburan Hollywood era akhir 1960-an, dengan segala gemerlap dan sisi kerasnya.
Warisan Prestasi Film Pertama
Ekspektasi yang tinggi terhadap sekuel ini sangat wajar, mengingat kesuksesan luar biasa yang diraih oleh film pertama. Dirilis pada 2019, "Once Upon a Time in Hollywood" menjadi magnet penghargaan di musim penghargaan tahun 2020. Film ini tidak hanya memukau penonton, tetapi juga menyapu banyak nominasi di ajang-ajang bergengsi.
Prestasinya mencakup lima nominasi Golden Globe, sepuluh nominasi BAFTA Awards, dan yang paling mencolok, sepuluh nominasi Academy Awards (Oscar). Film ini bersaing ketat dalam kategori-kategori utama seperti Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Skenario Asli Terbaik, membuktikan kualitasnya sebagai sebuah karya sinematik yang komprehensif.
Dengan kombinasi elemen-elemen kuat seperti kembalinya bintang papan atas, reuni sutradara-aktor yang legendaris, serta sumber cerita yang kaya dari sang penulis orisinal, sekuel "Once Upon a Time in Hollywood" telah menempatkan dirinya sebagai salah satu proyek film paling ditunggu dalam peta perfilman mendatang. Publik kini menanti bagaimana David Fincher akan membentuk ulang dunia Hollywood versi Tarantino dengan sentuhan sinematiknya yang khas.
Artikel Terkait
Pakar Hukum Nilai Pembukaan Salinan Ijazah Jokowi oleh KPU Buka Babak Baru Penelitian
Kemenperin Tegaskan Insentif Kendaraan Listrik Tetap Berlanjut Pasca 2025
Mike Tyson Jadi Duta Kampanye Makanan Sehat Pemerintah AS, Kisahkan Duka Keluarga
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,947 Juta per Gram