GELORA.ME - Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok U-17 dengan skor 2-3 dalam laga uji coba internasional kedua mereka di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam WIB. Meski kembali menelan kekalahan, performa skuad asuhan Nova Arianto ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding kekalahan telak 0-7 pada pertandingan pertama tiga hari sebelumnya. Dua gol Indonesia dicetak oleh Chico Jericho Yarangga dan Miraj Rizki Sulaeman.
Perbaikan Nyata Meski Hasil Masih Pahit
Laga ini menjadi bukti nyata kemampuan tim untuk beradaptasi dengan cepat. Setelah dibantai tujuh gol tanpa balas, anak-anak asuh Nova Arianto tampil jauh lebih solid dan kompetitif. Mereka tidak lagi mudah terpatahkan mentalnya, menunjukkan karakter yang lebih tangguh dalam menghadapi tekanan tim tamu yang juga datang dengan ambisi membuktikan diri.
Perubahan pendekatan ini terlihat sejak awal, meski Tiongkok sempat lebih dulu unggul. Gol cepat Zhao Songyuan di menit kesembilan sempat mengancam akan mengulang skenario pertemuan pertama. Dominasi penguasaan bola dan tekanan tinggi dari lini tengah Tiongkok membuat lini belakang Indonesia beberapa kali melakukan kesalahan distribusi yang nyaris berbuah gol.
Semangat Balik dan Ketangguhan Mental
Namun, berbeda dengan laga sebelumnya, Timnas U-17 kali ini mampu bangkit. Mereka tidak ciut dan justru membalas tekanan. Upaya itu terbayar di menit ke-22. Sebuah tendangan bebas dari Chico Jericho Yarangga berbelok arah setelah mengenai pemain bertahan lawan, mengecoh kiper Jiang Chengen dan mendarat di sudut kanan gawang.
Gol penyama kedudukan itu jelas menyuntikkan energi positif. Kepercayaan diri pemain muda Indonesia tampak menggelora. Sayangnya, konsentrasi di lini pertahanan sempat melonggar jelang turun minum. Pada menit ke-36, bola liar hasil umpan silang dari sayap berhasil disambar oleh He Sifan di kotak penalti, mengembalikan keunggulan bagi Tiongkok.
Babak Penuh Perjuangan dan Drama Akhir
Memasuki babak kedua, Indonesia tampil dengan intensitas yang lebih tinggi. Agresivitas mereka langsung membuahkan hasil hanya tiga menit setelah kick-off. Sebuah pelanggaran di kotak terlarang hadiahkan penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Miraj Rizki Sulaeman, menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Pertandingan pun berubah menjadi duel sengit dengan jual-beli serangan. Indonesia beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat, meski eksekusi akhir masih sering terburu-buru. Peluang emas sempat hadir di kaki Mirza Firjatullah pada menit ke-69, sayangnya tembakannya dalam situasi satu lawan satu masih melambung di atas mistar.
Tekanan terus dilancarkan. Upaya Dava di menit ke-78 masih bisa ditangkap kiper lawan. Justru di detik-detik akhir pertandingan, giliran Indonesia yang mendapat pukulan telak. Tendangan Zhang Bolin menghantam tiang sebelum memantul ke tubuh kiper Noah Leo dan masuk ke gawang, menentukan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Tiongkok.
Mengomentari pertandingan, pelatih Nova Arianto mengaku melihat sisi positif. "Kami melihat perkembangan yang baik dari laga pertama ke laga kedua. Pemain sudah lebih berani dan bisa mengimplementasikan taktik," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kekalahan di menit akhir adalah bagian dari proses pembelajaran bagi tim mudanya.
Komposisi Pemain
Indonesia U-17: Noah Leo Duvert; Made Arbi Ananta, Pandu Aryo Wicaksono, Putu Ekayana, Zidane Raditya; Chico Jericho Yarangga, Keanu Sanjaya, Miraj Rizki Sulaeman; Peres Akwila Tjoe, Mierza Firjatullah, Sean Rahman Kastor.
Tiongkok U-17: Jiang Chengen; Li Junpeng, Wang Yiming, Zhang Xuyao, Ailikamu Yilihong; He Sifan, Kuang Zhaolei, Nan Zixun, Wang Yehi; Zhao Songyuan, Zhou Yunuo.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,947 Juta per Gram
Pemerintah Terapkan Sistem Satu Arah di Tol Strategis untuk Arus Mudik-Balik 2026
Brad Pitt Kembali sebagai Cliff Booth, David Fincher Sutradarai Sekuel Once Upon a Time in Hollywood
Pelatih PSIM Buka Peluang Debut Jop van der Avert Lawan Persik Kediri