Mike Tyson Jadi Duta Kampanye Makanan Sehat Pemerintah AS, Kisahkan Duka Keluarga

- Kamis, 12 Februari 2026 | 10:50 WIB
Mike Tyson Jadi Duta Kampanye Makanan Sehat Pemerintah AS, Kisahkan Duka Keluarga

GELORA.ME - Mantan juara dunia tinju Mike Tyson diangkat menjadi duta kampanye makanan sehat oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pengangkatan legenda olahraga yang dikenal kontroversial ini menjadi bagian dari upaya pemerintah federal memerangi konsumsi produk ultra-olahan di kalangan masyarakat. Kampanye ini resmi diluncurkan dengan sebuah iklan berdurasi 30 detik yang tayang perdana pada 8 Februari 2026, di sela acara olahraga bergengsi Super Bowl.

Kampanye "Konsumsi Makanan Asli" dan Kisah Pribadi Tyson

Iklan bertajuk "Konsumsi Makanan Asli" tersebut sengaja dibuat dengan nuansa hitam-putih yang dramatis. Di dalamnya, Tyson, yang kini berusia 59 tahun, tidak hanya menjadi wajah kampanye, tetapi juga membuka lembaran kelam masa lalunya. Dengan penuh emosi, ia mengenang adik perempuannya, Denise, yang meninggal dunia di usia muda, 25 tahun, akibat serangan jantung yang dipicu oleh obesitas. Kisah pribadi ini menjadi pondasi kuat untuk menyampaikan pesan kesehatan publik.

Lebih jauh, Tyson menceritakan perjuangannya sendiri melawan masalah berat badan sejak kecil. Ia menggambarkan lingkungan tempat tumbuh besar, Brownsville di Brooklyn, sebagai kawasan yang keras, di mana makanan ultra-olahan dan cepat saji adalah konsumsi sehari-hari. Kebiasaan itu sempat membuat bobot tubuhnya melonjak hingga 156 kilogram.

"Saya sangat membenci diri sendiri. Saya hanya ingin bunuh diri," ungkapnya dalam narasi iklan yang menyentuh itu.

Konferensi Pers dan Komitmen Baru

Beberapa hari setelah tayang perdana, Tyson hadir dalam sebuah konferensi pers bersama Menteri Kesehatan AS, Robert F. Kennedy Jr., untuk memperjelas komitmennya dalam gerakan ini. Di hadapan awak media, mantan petinju yang dulu ditakuti di atas ring itu menyatakan bahwa kampanye ini memiliki makna yang sangat mendalam baginya.

"Ini adalah pertarungan terbesar dalam hidup saya," tegas Tyson, menekankan betapa isu kesehatan masyarakat ini ia anggap sebagai sebuah tantangan yang sangat personal dan penting.

Latar Belakang Masalah Kesehatan Publik di AS

Kampanye yang melibatkan Tyson bukan tanpa alasan. Data kesehatan menunjukkan bahwa warga Amerika Serikat memang memiliki ketergantungan tinggi pada makanan ultra-olahan yang padat kalori. Para ahli gizi dan kesehatan masyarakat telah lama memperingatkan bahwa konsumsi berlebihan terhadap makanan kaya gula, lemak jenuh, garam, dan bahan pengawet secara langsung berkorelasi dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit. Obesitas, diabetes tipe 2, dan gangguan kardiovaskular adalah beberapa di antaranya, yang menjadi beban besar bagi sistem kesehatan nasional.

Figur Kontroversial dengan Pesan Universal

Pemilihan Mike Tyson sebagai duta tentu mengundang perhatian tersendiri. Di luar karir gemilangnya sebagai juara kelas berat pada era 1980-an yang ditakuti lawan-lawannya, kehidupan pribadi Tyson diwarnai catatan hitam. Ia pernah menjalani hukuman penjara tiga tahun sejak 1992 setelah divonis bersalah melakukan pemerkosaan. Reputasinya juga tercoreng oleh insiden menggigit telinga lawannya, Evander Holyfield, dalam sebuah pertandingan pada 1996.

Namun, justru latar belakangnya yang penuh gejolak itulah yang mungkin membuat pesannya tentang transformasi dan kesehatan terdengar lebih autentik. Pemerintah tampaknya melihat bahwa pengalaman hidupnya yang keras, termasuk pertempuran melawan obesitas dan kesedihan atas kehilangan keluarga akibat penyakit terkait gaya hidup, dapat menjadi narasi yang powerful untuk menjangkau masyarakat luas. Kampanye ini pada akhirnya berusaha mengalihkan fokus publik dari sensasi masa lalunya kepada sebuah ajakan universal untuk memperbaiki pola makan dan kualitas hidup.

Editor: Guntur Rahardjo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar