Invasi AS ke Venezuela 2026: Dampak Hukum Internasional & Ancaman Serius ke Taiwan

- Selasa, 06 Januari 2026 | 08:50 WIB
Invasi AS ke Venezuela 2026: Dampak Hukum Internasional & Ancaman Serius ke Taiwan

Disfungsi yang sama terlihat dari sisi Taiwan. China, sebagai anggota tetap, dapat memveto upaya apa pun untuk menekannya di PBB terkait Taiwan. Pesannya jelas: yang menentukan bisa dihukum atau bukan bukan beratnya pelanggaran, tetapi siapa yang memiliki kursi veto. Mekanisme ini menjadi asuransi impunitas bagi kekuatan besar.

Meningkatnya Peluang Invasi China ke Taiwan

Preseden Venezuela secara signifikan meningkatkan peluang invasi China ke Taiwan. Ketika agresi oleh satu negara adidaya tidak menuai konsekuensi nyata, ia menjadi lampu hijau bagi adidaya lain. Beijing dapat membaca situasi ini sebagai peluang untuk menguji batas dengan dalih "penegakan kedaulatan" dan "urusan domestik".

Status Taiwan yang abu-abu dalam hukum internasional memberi ruang framing bagi China. Secara militer, kesiapan China semakin terlihat melalui latihan besar dan simulasi blokade. Invasi ke Taiwan akan memiliki dampak global yang dahsyat, mengingat Selat Taiwan adalah jalur perdagangan utama dan pusat rantai pasok semikonduktor dunia.

Dampak Krisis Venezuela bagi Kawasan dan Warga Sipil

Di balik pertarungan elite, warga sipil Venezuela menanggung beban terberat. Krisis kemanusiaan yang sudah berlangsung lama diperparah oleh invasi, berpotensi memicu gelombang pengungsi baru ke negara tetangga seperti Kolombia dan Brasil. Invasi ini juga membangkitkan trauma sejarah Amerika Latin sebagai "halaman belakang" kekuatan asing.

Konflik Venezuela juga telah berubah menjadi ajang proxy war, dengan dukungan Rusia, China, dan Iran kepada Caracas sebagai bentuk perlawanan terhadap pengaruh AS. Situasi ini tidak hanya mengancam stabilitas regional, tetapi juga mengikis kredibilitat tatanan global berbasis aturan hingga ke fondasinya.

Heru Wahyudi adalah Pendiri Cendikia Demokrasi Indonesia dan Akademisi Prodi Administrasi Negara Universitas Pamulang.

Halaman:

Komentar