Presiden Kuba Kecam Keras Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro
GELORA.ME – Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel Bermúdez, secara tegas mengecam upaya penangkapan terhadap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Díaz-Canel menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk terorisme negara yang menargetkan pemimpin sah yang dipilih secara demokratis oleh rakyat Venezuela.
Menurutnya, penculikan terhadap seorang kepala negara yang sah merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan hukum internasional. Insiden ini, tegasnya, tidak boleh dibiarkan atau diterima oleh komunitas internasional manapun.
Díaz-Canel juga dengan keras menolak narasi yang menyebut Amerika Latin sebagai "halaman belakang" Amerika Serikat. Ia menuding bahwa kepentingan utama pihak imperialis adalah untuk menguasai minyak, tanah, dan sumber daya alam Venezuela yang melimpah.
“Tujuan kaum imperialis adalah minyak Venezuela, tanah dan sumber daya alamnya. Tidak, Tuan-tuan imperialis, ini bukan ‘halaman belakang’ Anda,” tegas Presiden Kuba seperti dikutip media Rusia Vremya.ua, Senin, 5 Januari 2026.
Artikel Terkait
Prabowo Target Swasembada Pangan 1 Tahun: Negara Kaya, Rakyat Miskin Tidak Masuk Akal
7 Destinasi Hidden Gem Viral 2026 untuk FYP TikTok & Cara Download Tanpa Watermark
Warga Blora Blokade Jalan Desa, Klaim Lahan Tergerus Pelebaran Jalan
Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Resmi Cerai, Ini Isi Putusan PA Bandung 2026