Kritik Pedas Islah Bahrawi ke Pemerintahan Prabowo: Demokrasi Mundur?

- Jumat, 02 Januari 2026 | 09:00 WIB
Kritik Pedas Islah Bahrawi ke Pemerintahan Prabowo: Demokrasi Mundur?

Islah Bahrawi Kritik Pemerintahan Prabowo: "Supremasi Sipil Dibuntungi, Demokrasi Mundur"

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi, melayangkan kritik pedas terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam cuitannya di platform X, Islah menilai pemerintahan saat ini dinilai memundurkan amanat reformasi dan demokrasi di Indonesia.

Poin-Poin Kritik Islah Bahrawi terhadap Kebijakan Pemerintahan

Islah Bahrawi menyoroti sejumlah kebijakan dan kondisi yang menurutnya menggerus supremasi sipil. Beberapa poin kritis yang ia sebutkan antara lain:

  • Aktivis yang dipenjara.
  • Intimidasi terhadap konten kreator yang kritis.
  • Wacana kepala daerah (gubernur, bupati, wali kota) dipilih oleh DPRD, bukan langsung oleh rakyat.
  • Rencana pembentukan 140 batalyon tentara tambahan.
  • Meningkatnya militerisasi di berbagai sektor.
  • Kebijakan politik dan ekonomi yang dianggap tidak jelas arahnya.

Dalam cuitannya, Islah dengan tegas menyindir para pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dengan mengatakan, "Makan tuh pemerintahan yang elu dukung habis-habisan!". Ia juga menyatakan bangga tidak menjadi bagian dari mereka yang dianggap ikut memundurkan reformasi.

Dukungan Politik untuk Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Halaman:

Komentar