Penerimaan Pajak 2025 Meleset, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Mengaku Sulit Tidur
Kekhawatiran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memuncak setelah pemerintah memastikan penerimaan pajak 2025 akan meleset dari target. Dalam penjelasan resminya, Purbaya blak-blakan mengaku sampai sulit tidur memikirkan melemahnya penerimaan negara dan ancaman defisit APBN yang terus mengintai.
Data Realisasi Pajak Hingga Oktober 2025
Kekhawatiran Menteri Keuangan ini berdasar pada data nyata. Realisasi penerimaan pajak hingga Oktober 2025 baru mencapai sekitar Rp1.459 triliun atau hanya 70,2% dari target outlook. Angka ini bahkan turun 3,86% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan tren ini, pemerintah memproyeksikan penerimaan pajak tahun 2025 hanya akan mencapai sekitar Rp1.947 triliun. Angka ini jauh lebih rendah dari target APBN 2025 yang ditetapkan sebesar Rp2.076,9 triliun, sehingga terjadi shortfall atau kekurangan sekitar Rp57,8 triliun.
Ancaman Defisit APBN dan Batas Maksimal 3%
Shortfall penerimaan pajak ini langsung menekan ruang fiskal pemerintah. Purbaya mengungkapkan kegelisahannya, "Semalam saja saya enggak bisa tidur, uangnya masuk enggak ya? Defisitnya bisa melebar."
Tekanan fiskal ini makin berat karena pemerintah wajib menjaga defisit APBN di bawah batas maksimal 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Realisasi defisit per akhir November 2025 telah mencapai Rp560,3 triliun atau sekitar 2,35% dari PDB. Meski masih aman, tren penurunan pajak membuat posisi APBN 2025 berada dalam kondisi rentan.
Artikel Terkait
Mulai 2026, Hukuman Kerja Sosial Gantikan Penjara untuk Kejahatan Ringan di Indonesia
Kontroversi Trump Center: Protes Seniman & Analisis Hukum Penggantian Nama Kennedy Center
Prediksi Effendi Gazali: Kasus Ijazah Jokowi Baru Selesai 2035, Ini Kata Mahfud MD
Zohran Mamdani: Wali Kota Muslim Pertama NYC Akan Gunakan Alquran Bersejarah dalam Pelantikan 2026