Motif di balik penculikan dan pembunuhan keji ini adalah dendam dan kecemburuan. Hubungan rumah tangga mereka memburuk pada awal 2024. Alex sering menuduh Arum, yang bekerja di Malaysia, berselingkuh. Kecurigaan dan amarah ini yang kemudian menjadi pemicu utama.
Kakek Alvaro, Tugimin, mengonfirmasi motif ini. "Dari bocoran itu ada yang memberitahukan bahwa ada motif intisarinya dendam sama ibunya," ujarnya.
Pernyataan serupa disampaikan oleh AKBP Ardian Satrio Utomo dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Motifnya adalah dendam pribadi terhadap istrinya yang diduga selingkuh.
Kombes Budi Hermanto dari Humas Polda Metro Jaya menambahkan bahwa kecemburuan ini telah terakumulasi dalam waktu lama. "Diduga istrinya memiliki pria idaman lain," jelas Budi.
Kronologi Penculikan dan Penemuan Jasad Alvaro
Alvaro diculik di sebuah masjid dekat rumahnya. Pelaku kemudian membunuhnya dengan cara dibekap. Yang menyedihkan, jasad Alvaro baru ditemukan delapan bulan kemudian di sekitar Jembatan Cilalay, Bogor, dalam kondisi yang sudah menjadi tulang belulang.
Kasus ini menjadi pelajaran pahit tentang betapa konflik rumah tangga yang tidak terselesaikan dapat berujung pada tragedi yang menghancurkan.
Artikel Terkait
Anggaran Rp51 Triliun Rehabilitasi Bencana Sumatera: Realistis atau Potensi Korupsi?
Viral Gimah Minta Semeru Dipindah: Kisah Trauma di Balik Celoteh Lucu Warga Lumajang
Roy Suryo Cs Tagih Dasar Hukum Surat Penyetaraan Ijazah Gibran ke Kemendikdasmen
Timothy Ronald Dilaporkan Polisi: Modus Penipuan Sinyal Trading Kripto Manta Rugikan Korban Miliaran