Inisial J di PSI Terungkap: Jokowi Disebut Sebagai Ketua Dewan Pembina
Isu mengenai sosok misterius berinisial J yang akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akhirnya menemui titik terang. Sosok tersebut dikonfirmasi adalah mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi.
Pengakuan dari Anggota DPRD
Konfirmasi ini disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Demokrat Solidaritas Indonesia, Sugeng Teguh Santoso. Dalam pernyataannya yang dikutip pada Jumat, 14 November 2025, Sugeng dengan tegas menyebut nama Jokowi.
"Jokowi lah. Sudah enggak perlu pakai inisial-inisial lagi," ujar Sugeng.
Pesan untuk PSI: Jangan Malu-Malu
Sugeng Santoso juga menyampaikan harapannya agar PSI tidak ragu-ragu lagi untuk secara terbuka menyatakan Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep tersebut. Menurutnya, penggunaan kode huruf justru menimbulkan berbagai spekulasi yang tidak diperlukan di kalangan publik.
"Jangan malu-malu lah PSI," tambah Sugeng menegaskan.
Bocoran Awal dari Kaesang Pangarep
Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep telah membocorkan informasi bahwa sosok yang disebutnya "Bapak J" telah resmi dilantik untuk menduduki posisi strategis di tubuh partai. Namun, pada saat itu, identitas lengkap dari sosok tersebut sengaja ditahan dan akan diumumkan pada waktu yang ditentukan.
Kaesang hanya memberikan petunjuk samar bahwa sang tokoh adalah seorang figur yang memiliki latar belakang sebagai politisi dan juga pengusaha, yang kini telah terungkap sebagai mantan Presiden Joko Widodo.
Dengan terungkapnya inisial J ini, spekulasi publik mengenai kepemimpinan di tubuh PSI akhirnya terjawab. Penunjukan Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina diprediksi akan membawa dampak signifikan bagi peta politik dan strategi Partai Solidaritas Indonesia ke depannya.
Artikel Terkait
OpenAI Luncurkan GPT-5.3-Codex-Spark, Model AI untuk Coding Real-Time
PSM Makassar Hadapi Dewa United dalam Laga Krusial Hindari Zona Degradasi
Tiga Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Ajukan SP3, Dituding Panik oleh Penggugat
Mantan Kapolres Bima Kota Ditahan sebagai Tersangka Kasus Narkoba