Bahlil di Depan Prabowo: Demi Merah Putih, Nyawa Kami Berikan untuk Swasembada Energi

- Selasa, 13 Januari 2026 | 15:25 WIB
Bahlil di Depan Prabowo: Demi Merah Putih, Nyawa Kami Berikan untuk Swasembada Energi

Bahlil mengakui sejumlah tantangan berat dalam pengerjaan proyek strategis nasional ini. RDMP Balikpapan seharusnya dapat diresmikan pada Mei 2024, namun mengalami kebakaran yang menunda penyelesaiannya.

Dengan nada serius, Bahlil menduga adanya unsur kesengajaan dalam kebakaran tersebut. Menurutnya, kehadiran kilang ini akan memangkas praktik impor BBM yang selama ini terjadi.

"Proyek ini banyak dramanya. Kenapa? Karena seharusnya sudah jadi awal Mei 2024, tapi ini terbakar, ada bagian yang dibakar. Saya tidak mengerti apakah terbakar karena dibakar atau ada faktor lain," ujar Bahlil.

Ia melanjutkan, "Bulan Agustus, saya perintahkan dari Irjen, kami minta investigasi, ternyata ada udang di balik batu. Masih ada yang tidak rela kalau kita mempunyai cadangan swasembada energi, agar impor terus, impor terus. Kita harus hadapi dalam waktu yang tidak lama lagi," pungkas Menteri Bahlil menutup pernyataannya.

Peresmian RDMP Balikpapan ini menandai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional, meski diwarnai berbagai tantangan dan gejolak.

Halaman:

Komentar