Isu Dugaan Markup Proyek Whoosh yang Tidak Disinggung Jokowi
Yang juga mencolok, Jokowi sama sekali tidak menyinggung isu dugaan markup biaya proyek Whoosh yang kini sedang memanas. Isu ini bahkan sedang dalam penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dugaan markup proyek kereta cepat Whoosh sebelumnya telah disuarakan oleh mantan Menkopolhukam Mahfud MD. Menurut Mahfud, biaya per kilometer kereta Whoosh di Indonesia mencapai 52 juta Dolar AS.
Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan biaya per kilometer di China yang hanya sekitar 17-18 juta Dolar AS. Perbedaan biaya yang signifikan inilah yang memicu dugaan markup hingga tiga kali lipat.
Dengan tidak disinggungnya isu dugaan markup dan solusi utang proyek Whoosh dalam pernyataan Jokowi, polemik proyek kereta cepat pertama di Indonesia ini diperkirakan akan terus berlanjut.
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo 2024: Juda Agung Wamenkeu, Sugiono Menko, dan Isu Pergantian Menkomdigi
Ahok di Sidang Korupsi Pertamina: Dorong Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Ungkap Tuntas
Kritik Sejarawan JJ Rizal: Menteri Muda Era Revolusi vs Sekarang, Mana yang Lebih Matang?
KPK Minta Noel Ebenezer Buka Suara Soal Parpol K di Sidang, Bukan di Media