Kritik Sejarawan: Menteri Muda Era Revolusi Matang Ditempa Pergerakan, Dinilai Beda dengan Figur Sekarang
Sejarawan ternama JJ Rizal memberikan analisis tajam dengan membandingkan kualitas kepemimpinan para menteri muda di masa awal Republik Indonesia dengan figur menteri muda di pemerintahan saat ini. Menurutnya, usia muda bukanlah tolok ukur utama, melainkan kematangan intelektual, moral, dan pengalaman perjuangan yang menjadi fondasi.
Menteri Muda Awal Republik: Matang karena Ditempa Pergerakan
JJ Rizal mengungkapkan fakta sejarah bahwa pada masa awal republik, banyak menteri yang berusia sekitar 20-an tahun. Namun, mereka bukanlah figur yang instan. Para menteri muda tersebut telah melalui proses penggemblengan yang panjang dan keras dalam kancah pergerakan nasional yang penuh risiko.
“Di masa awal republik ada menteri-menteri yang sangat muda, usia 20-an. Tapi mereka matang. Mereka ditempa dalam pergerakan yang mempersyaratkan kekuatan intelektual, moral, dan keberanian,” tegas JJ Rizal.
Kematangan para tokoh muda era revolusi, lanjutnya, tercermin dari kesederhanaan hidup dan sikap mereka. Fokus utama bukan pada penampilan fisik, melainkan pada gagasan, keberanian mengambil keputusan strategis, serta komitmen yang tulus terhadap kepentingan bangsa.
Artikel Terkait
Ahok di Sidang Korupsi Pertamina: Dorong Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Ungkap Tuntas
KPK Minta Noel Ebenezer Buka Suara Soal Parpol K di Sidang, Bukan di Media
Menteri PU Dody Hanggodo Terbata-bata Dicecar DPR Soal Anggaran Bencana, Ini Kronologinya
Prodem Ingatkan Prabowo: Bahaya Pemindahan Polri dari Bawah Presiden | Analisis Lengkap