Di sisi lain Anies menyatakan gimik politik sah-sah saja dilakukan. Dia mengakui pasangan Amin juga sesekali membuat konten.
"Sesekali ada selepet-selepet. Tapi bukan sesuatu yang dikerjain rutin. Yang rutin adalah gagasan," tegasnya.
Gimik yang ditampilkan para capres-cawapres bisa menjadi senjata ampuh untuk menarik perhatian, terutama di kalangan milenial. Sebab bagi pemilih pemula, gimik politik dinilai lebih menarik ketimbang visi misi dan gagasan yang ditawarkan para calon pemimpin nasional.
Namun dalam melakukan gimik juga perlu perhitungan. Jangan sampai gimik yang diharapkan memengaruhi opini publik dan membangun citra, justru berbalik menjadi blunder.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Dipertanyakan: Transkrip Sarjana Muda, Kok Bisa Bergelar S1 Penuh?
Eggi Sudjana Bantah Minta Maaf ke Jokowi Soal Ijazah: Demi Allah Saya Tolak!
Kisah Gus Dur Diperiksa Polisi: Perbandingan Kritis dengan Kasus Ijazah Jokowi
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji: Fakta Kerugian Negara Rp1 Triliun & Klaim Tidak Makan Uang Jemaah