Indonesia Stop Impor Solar 2026: Akhir Antrean Panjang dan Era Kedaulatan Energi
Oleh: Rosadi Jamani
Pernah merasa risau melihat antrean truk kontainer dan tronton yang memanjang di SPBU? Pemandangan yang mengganggu kenyamanan pengendara lain ini segera akan menjadi kenangan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah memberikan janji tegas: Indonesia akan menghentikan impor solar pada tahun 2026.
Komitmen Pemerintah: Dari Impor Menuju Kemandirian
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat untuk mengurangi ketergantungan impor. Setelah langkah tegas di sektor pertanian, kini giliran sektor energi yang digarap. Pernyataan Menteri Bahlil untuk stop impor solar bukan sekadar wacana, melainkan sinyal perubahan besar yang akan mengakhiri era kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Kunci Utama: RDMP Kilang Balikpapan
Deklarasi penting ini disampaikan dari Balikpapan, kota yang menjadi pusat proyek strategis nasional Refinery Development Master Plan (RDMP). Kilang RDMP Balikpapan yang diresmikan pada Januari 2026 menjadi game changer dengan investasi mencapai Rp123-126 triliun.
Kapasitas pengolahan kilang ini naik signifikan dari 260 ribu menjadi 360 ribu barel per hari, mencukupi sekitar seperempat kebutuhan BBM nasional. Yang lebih penting, kilang ini menghasilkan produk berstandar tinggi (Euro V), termasuk solar, bensin, LPG, avtur, dan petrokimia.
Dampak Langsung RDMP Balikpapan 2026
- Surplus Solar: Diproyeksikan menghasilkan kelebihan pasokan solar hingga 4 juta kiloliter pada tahun 2026.
- Penghematan Devisa Besar: Menghentikan kebocoran devisa untuk impor solar yang sebelumnya mencapai 3-4 miliar dolar AS per tahun.
- Pendapatan Negara: Potensi tambahan pendapatan bagi negara mencapai Rp95-115 triliun per tahun.
Perjalanan Impor Solar Menuju Nol
Data impor solar Indonesia menunjukkan tren penurunan yang konsisten menuju target nol impor:
Artikel Terkait
Demo Ojek Online di Monas 2026: 1.541 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal