GELORA.ME -DPP Partai Golkar menyesalkan sikap Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang memiliki hasrat menjadi Ketua Umum Golkar menggantikan Airlangga Hartarto. Pernyataan Bahlil ini dilontarkan setelah Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan kesiapannya unjuk maju sebagai ketua umum.
Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga mengibaratkan Bahlil seperti ilalang yang tumbuh di ladang gandum. Ia meyakini ilalang tersebut bakal musnah dengan sendirinya cepat atau lambat.
“Percayalah, kami akan mencabut ilalang pengganggu ini, walau tidak harus buru-buru, karena mungkin akar ilalang yang menyangkut di akar gandum,” tegas Lamhot dalam keterangannya, Senin (25/7).
Lagipula, kata Lamhot, kontribusi Bahlil di Partai Golkar tidak begitu signifikan. Padahal, menjelang Pemilu 2024 seharusnya kader Golkar berkontribusi penuh memenangkan perhelatan demokrasi lima tahunan.
“Selama saya bergabung dalam kepengurusan DPP Golkar, tidak melihat adanya kontribusi signifikan Bahlil dalam membesarkan partai!” tegasnya.
Lebih lanjut, Lamhot meminta Bahlil tidak melakukan manuver yang dinilai tidak perlu. Sebab, di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto saat ini Partai Golkar tengah mempersiapkan pemenangan Pemilu 2024
“Saya berharap akan ada statemen perbaikan dari Bahlil, agar isu-isu tidak penting akibat pernyataannya tidak menguras energi partai yang sedang berjuang untuk menjadi pemenang di Pemilu 2024,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Susno Duadji Ungkap Prabowo Soroti Oligarki dan Kedaulatan Negara dalam Pertemuan Tertutup
Roy Suryo dan Kuasa Hukum Gugat Pasal Pencemaran Nama Baik di UU ITE dan KUHP ke MK
Pejabat Bea Cukai Tersangka Korupsi CPO, Kekayaan Bersihnya Rp 6 Miliar
Analis: Gerindra Yakin Prabowo Menang Pilpres 2029 dengan Wakil Presiden Siapa Pun