GELORA.ME - Harga emas batangan Antam tercatat mengalami penurunan pada perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Koreksi ini terjadi setelah emas sempat mencatatkan kenaikan signifikan di hari-hari sebelumnya. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga jual emas Antam hari ini berada di level Rp2.947.000 per gram, turun Rp7.000 dari posisi sebelumnya.
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali dari Antam juga ikut terkoreksi dengan besaran yang sama, yaitu Rp7.000. Harga buyback kini berada di angka Rp2.741.000 per gram. Nilai ini menjadi patokan penting bagi investor yang ingin mencairkan kembali aset emas batangan mereka ke produsen.
Rincian Harga Berdasarkan Ukuran
Fluktuasi harga emas Antam ini tercermin pada seluruh pecahan batangan yang tersedia. Penurunan harga berlaku secara proporsional untuk setiap ukuran, dari yang terkecil hingga yang terbesar. Berikut adalah daftar lengkap harga emas batangan Antam per Rabu, 11 Februari 2026:
Emas batangan 0,5 gram: Rp1.523.000
Emas batangan 1 gram: Rp2.947.000
Emas batangan 2 gram: Rp5.843.000
Emas batangan 3 gram: Rp8.726.000
Emas batangan 5 gram: Rp14.510.000
Emas batangan 10 gram: Rp28.965.000
Emas batangan 25 gram: Rp72.287.000
Emas batangan 50 gram: Rp144.495.000
Emas batangan 100 gram: Rp288.912.000
Emas batangan 250 gram: Rp722.015.000
Emas batangan 500 gram: Rp1.443.820.000
Emas batangan 1.000 gram: Rp2.887.600.000
Membaca Tren Pergerakan Harga
Koreksi tipis di tengah tren kenaikan sebelumnya merupakan hal yang wajar dalam pasar logam mulia. Pergerakan semacam ini sering kali dipantau ketat oleh para pelaku pasar, baik investor ritel maupun institusi, sebagai bagian dari dinamika perdagangan harian. Analisis terhadap pola naik-turun harga emas biasanya mempertimbangkan berbagai faktor eksternal, mulai dari gejolak mata uang, suku bunga, hingga sentimen pasar global.
Bagi masyarakat yang tertarik berinvestasi, pemahaman mengenai perbedaan antara harga jual dan harga buyback sangat krusial. Selisih antara kedua angka tersebut, yang sering disebut sebagai spread, merupakan salah satu komponen biaya yang perlu diperhitungkan dalam perencanaan investasi jangka menengah maupun panjang.
Artikel Terkait
KLH Kirim Tim Investigasi Dugaan Pencemaran Cisadane Pascakebakaran Gudang Pestisida
Ade Armando: PDIP Pencetus Wacana Polri di Bawah Kementerian
Lebih dari Separuh Galon Isi Ulang di Jabodetabek Diduga Melebihi Batas Usia Pakai
Thanawat Suengchitthawon Siap Hadapi Persib di Babak 16 Besar AFC Champions League Two