AS Sita Dua Kapal Tanker Minyak Ilegal, Salah Satunya Didukung Rusia
GELORA.ME - Amerika Serikat (AS) berhasil menyita dua kapal tanker minyak yang dikenai sanksi dan diduga kuat terkait dengan Venezuela. Operasi penyitaan ini merupakan hasil dari pengejaran panjang yang dilakukan oleh otoritas AS di kawasan Atlantik Utara dan Laut Karibia.
Salah satu kapal yang disita bernama Bella 1. Kapal ini telah dijatuhi sanksi oleh AS sejak tahun 2024 karena beroperasi dalam "armada bayangan" atau shadow fleet yang mengangkut minyak secara ilegal. Komando Eropa AS mengonfirmasi bahwa penyitaan dilakukan akibat pelanggaran terhadap sanksi AS.
Kapal Bella 1 sempat melakukan berbagai manuver untuk menghindari penangkapan, termasuk berganti nama menjadi Marinera dan mengibarkan bendera Rusia. Namun, AS tidak mengakui klaim kewarganegaraan tersebut dan tetap menganggap kapal itu sebagai stateless atau tidak berkebangsaan.
Operasi ini melibatkan upaya yang signifikan. AS diketahui telah membuntuti Bella 1 sejak kapal tersebut berada di dekat Venezuela. Dalam pengejarannya, AS mengerahkan pesawat pengintai P-8, kapal penjaga pantai, serta mendapatkan dukungan militer dari Inggris. Kapal tersebut akhirnya berhasil disita di lokasi sekitar 305 kilometer di selatan Islandia.
Artikel Terkait
Profil Eny Retno, Istri Gus Yaqut: Setia 21 Tahun, Latar Belakang & Fakta Lengkap
Korupsi Tambang dan Sawit Rugikan Negara Rp186,48 Triliun: Modus & Solusi AI
Ustaz Abdul Somad Unggah Penolakan Ceramah, Teringat Gus Yaqut Tersangka Korupsi Haji
Gus Yahya PBNU Buka Suara Soal Adiknya, Yaqut Cholil Qoumas, Tersangka Korupsi Haji