Cak Imin Beri Paket Liburan ke Jakarta untuk Santri Korban Ambruk Masjid Sidoarjo

- Minggu, 28 Desember 2025 | 09:50 WIB
Cak Imin Beri Paket Liburan ke Jakarta untuk Santri Korban Ambruk Masjid Sidoarjo
Cak Imin Beri Paket Liburan ke Jakarta untuk Santri Korban Ambruknya Masjid - Gelora.me

Cak Imin Beri Paket Liburan ke Jakarta untuk Santri Korban Ambruknya Masjid

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, memberikan dukungan moril dan paket liburan gratis ke Jakarta kepada dua santri korban ambruknya gedung masjid di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

Bantuan ini bertujuan untuk membantu pemulihan psikologis kedua santri yang mengalami dampak kecacatan permanen pasca-insiden tersebut. Cak Imin berharap kunjungan ini dapat memberikan harapan dan pengalaman baru bagi mereka.

"Ini momen libur sekolah. Saya senang bisa mengajak mereka ke Jakarta agar punya pengalaman baru dan semangat yang lebih besar untuk menatap masa depan," ujar Cak Imin di Jakarta, Sabtu (27/12).

Selaku Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh mematahkan semangat hidup. Setiap individu, dalam kondisi apapun, memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan meraih cita-cita.

Komitmen Jangka Panjang dan Pengangkatan Anak Asuh

Lebih dari sekadar bantuan liburan, Cak Imin juga menegaskan komitmen jangka panjangnya dengan mengangkat empat santri korban musibah sebagai anak asuh. Keempat santri tersebut adalah Haikal, Syaiful Rozi, Nur Ahmad, dan Maulana yang terpaksa menjalani amputasi akibat luka berat.

"Ini bukan sekadar bantuan sesaat. Saya berkomitmen mendampingi mereka dalam jangka panjang. Pendidikan mereka harus tetap berjalan, masa depan mereka harus terjamin," tegasnya.

Cak Imin menekankan bahwa kepedulian terhadap korban musibah adalah tanggung jawab bersama. Ia ingin memastikan bahwa para santri ini tetap memiliki mimpi besar dan tidak berjuang sendirian. "Keterbatasan fisik tidak boleh mematikan harapan. Mereka tidak boleh berjalan sendiri," tandasnya.

Editor: Guntur Rahardjo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar