Cak Imin Beri Paket Liburan ke Jakarta untuk Santri Korban Ambruknya Masjid
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, memberikan dukungan moril dan paket liburan gratis ke Jakarta kepada dua santri korban ambruknya gedung masjid di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Bantuan ini bertujuan untuk membantu pemulihan psikologis kedua santri yang mengalami dampak kecacatan permanen pasca-insiden tersebut. Cak Imin berharap kunjungan ini dapat memberikan harapan dan pengalaman baru bagi mereka.
"Ini momen libur sekolah. Saya senang bisa mengajak mereka ke Jakarta agar punya pengalaman baru dan semangat yang lebih besar untuk menatap masa depan," ujar Cak Imin di Jakarta, Sabtu (27/12).
Selaku Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh mematahkan semangat hidup. Setiap individu, dalam kondisi apapun, memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan meraih cita-cita.
Komitmen Jangka Panjang dan Pengangkatan Anak Asuh
Lebih dari sekadar bantuan liburan, Cak Imin juga menegaskan komitmen jangka panjangnya dengan mengangkat empat santri korban musibah sebagai anak asuh. Keempat santri tersebut adalah Haikal, Syaiful Rozi, Nur Ahmad, dan Maulana yang terpaksa menjalani amputasi akibat luka berat.
"Ini bukan sekadar bantuan sesaat. Saya berkomitmen mendampingi mereka dalam jangka panjang. Pendidikan mereka harus tetap berjalan, masa depan mereka harus terjamin," tegasnya.
Cak Imin menekankan bahwa kepedulian terhadap korban musibah adalah tanggung jawab bersama. Ia ingin memastikan bahwa para santri ini tetap memiliki mimpi besar dan tidak berjuang sendirian. "Keterbatasan fisik tidak boleh mematikan harapan. Mereka tidak boleh berjalan sendiri," tandasnya.
Artikel Terkait
Dinas Bina Marga DKI Perbaiki Lubang di Flyover Grogol Usai Kecelakaan Ojol
El Rumi Minta Doa Publik, Tak Bantah atau Konfirmasi Rumor Nikah dengan Syifa Hadju
Polisi Bekasi Dibegal dan Lukai, Dua Tersangka Berhasil Ditangkap
Virgoun Minta Ibunya Berhenti Beri Pernyataan Soal Konflik Rumah Tangga