Foto Viral Tentara Rusia Pakai Emblem Allah dan Palu Arit di Seragam Tempur: Analisis Lengkap

- Selasa, 23 Desember 2025 | 20:25 WIB
Foto Viral Tentara Rusia Pakai Emblem Allah dan Palu Arit di Seragam Tempur: Analisis Lengkap
Tentara Rusia Pakai Emblem 'Allah' dan Palu Arit di Seragam Tempur - Analisis Foto Viral

Tentara Rusia Pakai Emblem 'Allah' dan Palu Arit di Seragam Tempur, Foto Jadi Viral

Sebuah foto tentara Rusia yang menggunakan emblem bertuliskan 'Allah' di seragam tempurnya menjadi sorotan dan viral di jagat maya. Dalam gambar yang beredar, simbol kaligrafi Arab tersebut terlihat menempel di bagian belakang helm tempur.

Tak hanya di helm, logo bordir bertuliskan 'Allah' juga dijahit pada lengan kanan seragam sang prajurit. Yang membuat foto ini semakin menarik perhatian adalah keberadaan logo palu arit berwarna merah yang ditempelkan di sisi kanan helm yang sama.

Asal Usul dan Makna Simbol dalam Foto Viral Tersebut

Dalam konteks Rusia, palu arit merupakan simbol ikonik dari era Soviet yang kerap ditafsirkan sebagai representasi kekuatan kelas pekerja atau proletar. Kombinasi antara simbol keagamaan Islam (Allah) dengan simbol ideologi komunis ini memicu beragam interpretasi dari netizen.

Foto ini diketahui berasal dari media Rusia, RIA Novosti. Keterangan foto menyebutkan, gambar diambil di wilayah Krasnoarmeysk, Republik Rakyat Donetsk, pada tanggal 28 November 2025, yang menampilkan operasi tempur meriam 2A36 Giatsint-B dari Grup Pasukan Pusat dalam operasi militer khusus.

Akun media sosial @prestonstew_ adalah salah satu yang membagikan foto ini dengan keterangan, "Awak artileri Rusia 2A36 di dekat Pokrovsk."

Reaksi Netizen Terhadap Kombinasi Simbol Unik Tersebut

Foto tersebut membanjiri kolom komentar dengan berbagai tanggapan. Seorang warganet berkomentar, "Having USSR and Allah patch at the same time is crazy work." Netizen lain menulis, "Sharia socialism, coming to an oblast near you."

Kombinasi simbol ini juga menyoroti keberadaan prajurit Muslim, seperti pejuang dari Chechnya, dalam barisan tentara Rusia di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Ukraina.

Konteks Perang Rusia-Ukraina dan Tekanan Internasional

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa perang tidak akan benar-benar berakhir tanpa peningkatan tekanan dari komunitas internasional terhadap Rusia. Pernyataan ini disampaikannya menyusul serangan terus-menerus dan upaya Rusia mengganggu logistik maritim Ukraina.

Dalam pesan videonya, Zelenskyy menyerukan kepada dunia untuk tidak diam. "Semua pihak harus melihat bahwa tanpa tekanan terhadap Rusia, mereka tidak memiliki niat untuk benar-benar mengakhiri agresinya. Tekanan itu harus ditingkatkan," ujarnya.

Foto tentara Rusia dengan emblem 'Allah' dan palu arit ini menjadi gambaran unik dari kompleksitas konflik, yang memadukan aspek identitas agama, warisan sejarah, dan propaganda perang di medan tempur Ukraina.

Editor: Farah Ayu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar