Kepala Negara menjelaskan alasan di balik rekomendasi yang diberikannya. Menurutnya, pengabdian dan pengorbanan yang telah diberikan oleh para pengawal selama ini patut dihargai.
"Aku tuh di mobil aku lihat, waduh hujan deras, dia pertaruhkan nyawa dia. Ya jadi saya ngaku lah tapi itu sah. Bener enggak?" ungkap Presiden menceritakan dedikasi yang ditunjukkan oleh pengawalnya.
Prabowo: Praktik Titip Orang Dalam Polri Sudah Umum
Presiden juga menyoroti praktik yang kerap dilakukan oleh para jenderal dan menteri dalam merekomendasikan orang-orang kepercayaannya untuk bergabung dengan Polri. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menitipkan anggota keluarga untuk mendapatkan posisi tertentu.
"Hayoo jenderal-jenderal, menteri-menteri, kalian juga nitip-nitip kan, ya satu dua orang boleh. Tapi kan enggak ada saya titip ponakan saya jadiin, apa, iya kan tolong jadi ini, enggak ada," tegas Prabowo.
Pernyataan Presiden Prabowo ini memberikan gambaran transparan mengenai praktik rekomendasi dalam institusi kepolisian serta komitmennya untuk tidak melibatkan keluarga dalam proses tersebut.
Artikel Terkait
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Kisah Penjual Es Kue Suderajat Viral: Aparat Minta Maaf, Bantuan Motor hingga Beasiswa Anak Mengalir
Latihan Militer Iran di Selat Hormuz: Respons Langsung Ancaman Serangan AS
Felix Siauw Kritik Prabowo Tandatangani Board of Peace: Ini Kezaliman Nyata